Jumat, 5 Juni 2026

Berita Internasional

Rangkaian Penghormatan Terakhir Ayatollah Ali Khamenei Akan Berlangsung di Qom, dan Mashhad

Iran siapkan pemakaman kenegaraan 3 hari untuk mendiang Ayatollah Ali Khamenei di tiga kota. Prosesi Pemakaman Bakal Digelar Pertengahan Juni

Tayang:
Editor: Rustam Aji
FT.COM
SEGERA DIMAKAMKAN - Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Rangkaian acara penghormatan terakhir akan digelar di ibu kota, sekaligus di dua kota suci, yakni Qom dan Mashhad. 
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Iran mengumumkan akan menggelar upacara pemakaman kenegaraan selama tiga hari untuk mendiang Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.  
  • Namun, tanggal pelaksanaannya belum ditetapkan secara resmi, sebagaimana dilansir AFP, Rabu (3/6/2026).
  • Khamenei, yang memimpin Iran selama hampir 37 tahun, gugur akibat serangan udara Amerika Serikat (AS) dan Israel pada 28 Februari.

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEHERAN– Pemerintah Iran mengumumkan rencana pelaksanaan upacara pemakaman Ayatollah Ali Khamenei yang akan berlangsung selama tiga hari berturut-turut.

Meski demikian, otoritas setempat belum menetapkan tanggal resmi pelaksanaannya akibat situasi keamanan yang dinamis. Mendiang pemimpin tertinggi iran yang telah berkuasa selama hampir 37 tahun tersebut gugur dalam serangan udara yang melibatkannya dalam pusaran perang AS Israel Iran pada 28 Februari lalu. 

Sejak peristiwa tersebut, eskalasi militer terus berkecamuk hingga hari ini, membuat agenda pemakaman publik yang semula dijadwalkan pada 4 Maret terpaksa mengalami penundaan demi alasan keselamatan. 

Rangkaian Penghormatan di Tiga Kota Suci

Wakil Wali Kota Teheran, Mohammad Amin Tavakolizadeh, mengonfirmasi bahwa rangkaian agenda penghormatan terakhir bagi tokoh sentral Iran ini tidak hanya berpusat di ibu kota. Otoritas keagamaan dan pemerintah telah menetapkan dua kota suci lainnya, yakni Qom dan Mashhad—yang juga menjadi lokasi peristirahatan terakhir Khamenei—sebagai titik pelaksanaan prosesi. 

"Prosesi pemakaman publik selama tiga hari saat ini sedang kami matangkan," ujar Tavakolizadeh dalam keterangannya yang disiarkan oleh televisi Pemerintah Iran, Selasa (2/6/2026). 

Baca juga: Trump Bentak Netanyahu Gila, Desak Israel Batalkan Serangan ke Beirut Demi Damai dengan Iran

Walau belum merilis kalender resmi, Tavakolizadeh memberikan indikasi kuat bahwa upacara pemakaman kenegaraan ini kemungkinan besar bakal dihelat pada awal bulan Muharram atau sekitar pertengahan Juni mendatang.

Mengingat posisi krusial mendiang di mata dunia Islam, perhelatan di Teheran sendiri diproyeksikan memakan waktu minimal 24 jam dengan estimasi pergerakan massa mencapai 20 juta orang. 

Persiapan Markas Khusus untuk Prosesi Pemakaman Megah

Guna mengantisipasi gelombang kehadiran warga dalam jumlah masif, Pemerintah Iran telah menginstruksikan pembentukan komite khusus guna memastikan seluruh elemen logistik dan keamanan terpenuhi. 

Kepala Dewan Koordinasi Propaganda Islam Teheran, Mohsen Mahmoudi, menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor terus berjalan intensif.

"Sebuah markas khusus telah resmi dibentuk untuk mempersiapkan seluruh rangkaian prosesi pemakaman megah ini," ungkap Mahmoudi sebagaimana dilansir AFP, Jumat (29/5/2026). 

Baca juga: Modus Eks Kepala BGN Korupsi MBG: Tunjuk Yayasan Miliknya Jadi Mitra BGN Hingga Mark-up Harga Sepatu

Laporan internal televisi negara menyebutkan bahwa keterlibatan berbagai organisasi dan lembaga domestik difokuskan untuk membangun kondisi yang kondusif di tengah situasi konflik Timur Tengah yang belum sepenuhnya mereda.

Langkah ini diambil agar penghormatan terakhir bagi sang pemimpin dapat berjalan dengan khidmat dan aman, sekaligus menjadi simbol ketahanan nasional Iran pasca-serangan fatal tersebut. (danur/kps)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved