Selasa, 9 Juni 2026

Iran Vs Israel dan Amerika

Sistem Pertahanan Udara Israel Jebol, Rudal Balistik Iran Hantam Arad dan Dimona: 100 Orang Luka

Dua rudal balistik Iran berhasil menembus pertahanan udara Israel dan menghantam Arad dan Dimona, menyebabkan lebih dari 100 korban luka.

Tayang:
Editor: Rustam Aji
Sumber : The Times of Israel
HANCUR - Sebuah kota di Israel hancur setelah dirudal Iran. 

Ringkasan Berita:
  • Israel menghadapi “malam yang sangat sulit” setelah dua rudal balistik Iran menembus pertahanan udara, menghantam wilayah selatan negara itu pada Sabtu (21/3/2026) malam. 
  • Serangan tersebut menargetkan dua kota, Arad dan Dimona, menyebabkan kerusakan besar di kawasan permukiman.
  • Sistem pertahanan udara Israel gagal mencegat sedikitnya dua proyektil yang masuk. 
  • Kegagalan itu membuat rudal Iran menghantam langsung target dan memicu kehancuran di dua lokasi berbeda.

TRIBUNBANYUMAS.COM, ARAD – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menggambarkan situasi sebagai "malam yang sangat sulit" setelah dua rudal balistik Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara dan menghantam wilayah selatan Israel pada Sabtu (21/3/2026) malam.

Serangan langsung ini menyasar kawasan permukiman di kota Arad dan Dimona, mengakibatkan kerusakan masif dan melukai sedikitnya 100 orang.

Kegagalan sistem intersepsi dalam membendung proyektil Iran menjadi sorotan utama.

Militer Israel mengonfirmasi bahwa meskipun rudal pencegat telah diluncurkan, kedua rudal balistik berhulu ledak ratusan kilogram tersebut tetap meluncur jatuh dan menciptakan kawah besar di tengah kota.

Dampak Kerusakan dan Korban Jiwa

Petugas medis dari Magen David Adom melaporkan skala kepanikan yang luar biasa di lokasi kejadian.

 Di Kota Arad saja, tercatat 75 orang terluka, dengan 10 di antaranya dalam kondisi serius. Sementara di Dimona, serangan menyebabkan 33 orang luka-luka.

"Di antara para korban, terdapat seorang anak laki-laki berusia 10 tahun yang kini dalam kondisi kritis akibat terkena pecahan peluru," ujar perwakilan Magen David Adom, dikutip dari AFP.

Baca juga: Targetkan 20 Ribu Wisatawan, Goa Terawang Ecopark Blora Siapkan Fasilitas Cafe in the Cave

Dinas pemadam kebakaran melaporkan tiga gedung di Arad mengalami kerusakan parah akibat hantaman langsung, bahkan satu bangunan sempat dilalap api.

Rekaman dari lokasi menunjukkan tim penyelamat tengah menyisir puing-puing bangunan dan logam yang bengkok untuk mengevakuasi warga yang terjebak.

Militer Selidiki Kegagalan Sistem

Insiden ini memicu tanda tanya besar mengenai efektivitas sistem pertahanan udara Israel yang selama ini dikenal canggih.

Juru bicara militer, Brigadir Jenderal Effie Defrin, mengakui adanya malfungsi dalam proses intersepsi.

"Sistem pertahanan udara beroperasi, namun gagal mencegat rudal tersebut. Kami akan menyelidiki insiden ini secara mendalam untuk memahami penyebab kegagalan tersebut dan belajar darinya," tulis Defrin melalui akun resminya di platform X.

Eskalasi Konflik Pasca-Insiden Natanz

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved