Jumat, 24 April 2026

Berita Pati

Cuaca Buruk, Harga Ikan Laut di Pati Cenderung Naik

Beberapa pedagang ikan di Pasar Puri Baru Pati menduga pasokan ikan menurun akibat cuaca buruk.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: Rustam Aji
ISTIMEWA/Mazka Hauzan Naufal
HARGA IKAN NAIK - Pembeli mendatangi lapak ikan milik Sumini di Pasar Puri Baru Pati, Sabtu (6/12/2025). Harga ikan laut cenderung naik sepekan belakangan ini, diduga akibat cuaca buruk yang hambat aktivitas nelayan. 
Ringkasan Berita:
  • Beberapa pedagang ikan di Pasar Puri Baru Pati menduga pasokan ikan menurun akibat cuaca buruk.
  • Nelayan urung melaut karena kondisi cuaca tidak memungkinkan dan pada akhirnya menyebabkan kelangkaan ikan laut di pasar tradisional.

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Beberapa pedagang ikan di Pasar Puri Baru Pati menduga pasokan ikan menurun akibat cuaca buruk.

Hal itu membuat  harga ikan laut di Pati terpantau naik di awal Desember 2025.

Peningkatan harga ikan tersebut diakibatkan penurunan jumlah pasokan ikan.

Nelayan urung melaut karena kondisi cuaca tidak memungkinkan dan pada akhirnya menyebabkan kelangkaan ikan laut di pasar tradisional.

Salah satu penjual ikan laut, Samini, mengatakan bahwa harga ikan naik mulai pekan pertama Desember ini.

Ikan dorang atau bawal putih, misalnya. Naik dari Rp 35 ribu menjadi Rp 42 ribu per kilogram. 

"Ikan banyar (ikan kembung) juga jadi mahal karena barangnya langka. Biasanya Rp 38 ribu per kilogram sekaeang jadi Rp 45 ribu per kilo," ungkap Samini, Sabtu (6/12/2025). 

Selanjutnya, jenis ikan belanak juga naik dari Rp 35 ribu per kilogram menjadi Rp 40 ribu.  

Baca juga: Abrasi Pantai Batang Sudah Mengkhawatirkan Capai 4 Meter, Pemkab Perkuat Penataan Ruang Laut

Samini menduga, suplai ikan laut merosot akibat cuaca buruk.

Meski harga naik, menurut dia lapaknya tidak lantas sepi pembeli. 

Pedagang ikan laut lain di Pasar Puri Baru Pati, Jarwo, mengamini bahwa harga ikan laut memang baru-baru ini naik.

Harga sudah naik mulai dari tempat kulakan, yakni Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

Dia menyebutkan salah satu contoh, yakni ikan tongkol yang naik harganya dari Rp 28 ribu menjadi Rp 32 ribu tiap kilogram. 

"Kondisi laut cuacanya buruk. Ombaknya besar, nelayan mau menangkap ikan sulit. Harga sudah naik dari TPI. Karena tangkapan nelayan sedikit, lelang di TPI juga sepi," tandas dia. (mzk)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved