Jumat, 1 Mei 2026

Banyumas

Genjot Panen Petani Banyumas, Adisatrya Salurkan Bantuan Alsintan

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Adisatrya salurkan alsintan ke petani di Dinpertan Banyumas, Kamis (5/3), untuk capai swasembada pangan.

Tayang:
Tribun Banyumas
Bantuan Pompa Air Banyumas, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto menyerahkan bantuan aspirasi berupa alsintan pompa air kepada perwakilan gapoktan di Dinpertan Kabupaten Banyumas, Kamis (5/3/2026), demi mengejar target panen 3 kali dalam setahun. 
Ringkasan Berita:
  • Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya Suryo Sulisto, menyerahkan bantuan alsintan kepada gapoktan Banyumas.
  • Bantuan berupa pompa ini ditargetkan meningkatkan frekuensi tanam dari 2 kali menjadi 3 kali setahun.
  • Penyerahan aspirasi ini digelar di Dinpertan Banyumas pada Kamis (5/3).
  • Langkah ini merupakan strategi mencapai swasembada pangan saat kemarau.
  • Komisi VI DPR siap mendorong sinergi program TJSL BUMN untuk fasilitas petani muda.

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Adisatrya Suryo Sulisto, secara resmi menyerahkan bantuan aspirasi berupa alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada para petani. Penyerahan bantuan tersebut difokuskan di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dinpertan) Kabupaten Banyumas pada Kamis (5/3/2026).

Genjot Panen Petani

Kehadiran bantuan alsintan ini diharapkan mampu mengakselerasi produktivitas pertanian lokal dalam menghadapi tantangan iklim. Terkait hal ini, Arif Sukmo Buwono selaku perwakilan dinas menyoroti krusialnya alat irigasi. Menurutnya, pemanfaatan pompa air dapat merevolusi masa tanam masyarakat secara signifikan.

Baca juga: Bupati Kebumen Salurkan 104 Unit Alsintan, Dorong Modernisasi dan Solusi Kelangkaan Buruh Tani

"Kami ditugaskan pencapaian swasembada pangan dengan peningkatan indeks penanaman pada musim kemarau, ketersediaan pompa harus. Dengan adanya pompa bisa tanam sampai 3 kali yang semula masih 2 kali," ungkap Arif di sela-sela acara penyerahan.

Dukung Teknologi Inovasi

Dalam kesempatan yang sama, Adisatrya Suryo Sulisto menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan tersebut ditujukan langsung kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Ia berharap intervensi alat ini dapat mempermudah pekerjaan di lapangan secara nyata.

"Bantuan-bantuan ini yang nanti akan disampaikan kepada gapoktan yang hadir pada pagi hari, tentunya dengan bantuan ini kami harapkan bisa membantu produktivitas para petani di Banyumas untuk mempermudah dan meningkatkan produksi bapak-bapak sekalian yang ada di sini," tutur Adisatrya.

Politisi PDI Perjuangan ini juga secara khusus mengapresiasi kinerja Kepala Dinas Pertanian Banyumas yang baru menjabat. "Tadi sempat ngobrol dengan pak kepala dinas, tentu ini kepala dinas yang relatif baru, baru 3 bulan pak ya. Jadi saya ucapkan selamat atas pengangkatannya menjadi kepala dinas. Dan baru duduk sebentar, tadi sudah kelihatan sekali pak kepala dinas ini sangat inovatif, banyak ide-idenya untuk memajukan pertanian di Banyumas melalui teknologi inovasi, dan tentunya ini semua untuk meningkatkan ketahanan pangan dan swasembada," pujinya.

Tarik Minat Investor

Lebih lanjut, Adisatrya memaparkan visi besarnya terkait regenerasi petani muda dan pemanfaatan teknologi modern. Penggunaan inovasi di sektor agrikultur diyakini akan membuat lahan di Banyumas jauh lebih produktif dan memiliki daya tarik di mata penanam modal.

"Petani-petani muda ke depan untuk menggarap lahan supaya Banyumas bisa lebih produktif lagi mengelola lahannya, utamanya dengan menggunakan teknologi-teknologi. Kami sangat mendukung itu pak. Dan kami juga sering sekali mendapat apa namanya masukan dan kedatangan tamu di pusat yang tertarik untuk mengembangkan sektor pertanian dan peternakan," jelasnya.

Adisatrya menambahkan bahwa posisinya di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) memungkinkan terbukanya jejaring investasi yang lebih luas untuk kawasan daerah. "Kebetulan kami juga aktif di Kamar Dagang Industri atau Kadin, jadi banyak sekali baik pengusaha lokal dan juga dari luar negeri yang bertanya soal potensi-potensi pertanian dan peternakan yang ada di daerah. Dengan visi bapak tadi menggunakan teknologi meningkatkan produktivitas, saya kira banyak sekali potensi-potensi kedepannya kita bisa sama-sama mengembangkan. Kita ingin Indonesia itu menjadi negara yang swasembada di sebanyak mungkin komoditas," paparnya.

Sinergi Program BUMN

Ia menekankan bahwa generasi muda dinilai lebih adaptif dalam mengimplementasikan cara bertani modern. Melalui penggunaan teknologi-teknologi unggul, anak muda diharapkan lebih cepat mengangkat serta mempraktikkan inovasi tersebut agar lahan-lahan pertanian bisa melesat produktivitasnya.

Sebagai penutup, Adisatrya juga memastikan bahwa komitmen DPR RI untuk petani tidak berhenti pada alsintan saja, melainkan siap mengalirkan program bantuan dari perusahaan negara. "Dan bapak ibu sekalian, kalau di Komisi 6 itu banyak program-program penyaluran CSR atau sekarang namanya TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) dari korporasi BUMN yang kami sudah sering tentunya distribusikan, bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan BUMN termasuk untuk sarana prasarana pertanian, irigasi, talud," pungkasnya.

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved