Selasa, 21 April 2026

Berita Banyumas

Ketua DPRD Banyumas Minta Opsen Pajak Kendaraan Dikaji Ulang: Kebijakan Harus Berpihak pada Rakyat

Agus mengatakan, secara kelembagaan, dia akan berkomunikasi dan memerintahkan komisi satu dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banyumas

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: Rustam Aji
Tribun Banyumas/Fajar Bahruddin Achmad
MINTA OPSEN DIKAJI - Ketua DPRD Kabupaten Banyumas, Agus Priyanggodo yang akrab disapa Mas Nova saat wawancara dengan media di ruangannya, Rabu (18/2/2026). 
Ringkasan Berita:Ketua DPRD Kabupaten Banyumas, Agus Priyanggodo menyoroti ramainya keluhan masyarakat di media sosial tentang tingginya opsen pajak kendaraan bermotor.
Dia pun menyadari DPRD merupakan lembaga yang mewakili rakyat, berdaulat, dan memiliki andil dalam merumuskan kebijakan terhadap pemerintah. 
Oleh karena itu, kita minta dikaji ulang tentang pajak kendaraan bermotor. Ruang bijaknya harus berpihak kepada masyarakat

TRIBUNBANYUMAS.COM,PURWOKERTO- Ketua DPRD Kabupaten Banyumas, Agus Priyanggodo menyoroti ramainya keluhan masyarakat di media sosial tentang tingginya opsen pajak kendaraan bermotor.


Pria yang akrab disapa Mas Nova itu mengatakan, dia menerima berbagai masukan tentang opsen pajak kendaraan bermotor yang sedang menjadi sorotan publik.


Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut bahkan sudah meminta ketua Fraksi PDI-P untuk bersikap. 


"Kita harus bandingkan dengan provinsi lain dan sebagainya. Termasuk dikaji ulang," katanya kepada tribunbanyumas.com, Rabu (18/2/2026).


Agus mengatakan, secara kelembagaan, dia akan berkomunikasi dan memerintahkan komisi satu dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banyumas untuk melihat produk hukum daerah tentang BPKB.

Baca juga: Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa di Kabupaten Batang, Ramadan Hari ke-1 Kamis, 19 Februari 2026

Karena hal itu cepat atau lambat akan menjadi isu yang berkeluyuran.


Dia pun menyadari DPRD merupakan lembaga yang mewakili rakyat, berdaulat, dan memiliki andil dalam merumuskan kebijakan terhadap pemerintah. 


"Oleh karena itu, kita minta dikaji ulang tentang pajak kendaraan bermotor. Ruang bijaknya harus berpihak kepada masyarakat," tegasnya. 


Menurut Agus, dia memahami betul pendapatan daerah saat ini tengah menjadi sorotan. 


Bisa saja kenaikan opsen ini merupakan upaya kemandirian pemerintah daerah. 


"Terkait pendapatan daerah, kita berharap bisa meningkat. Tentunya seluruh potensi harus kita gali bukan hanya pajak kendaraan bermotor," jelasnya. (fba)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved