Sabtu, 18 April 2026

Banyumas

Ketua DPRD Banyumas Minta Pasar Wage Purwokerto Ditata Jadi Ikon Ekonomi

Ketua DPRD Banyumas Agus Priyanggodo meminta Pemkab menata Pasar Wage Purwokerto pasca-audiensi dengan P4W, Rabu (18/2/2026).

Tribun Banyumas/Fajar Bahruddin Achmad
Audiensi Pasar Wage, Ketua DPRD Kabupaten Banyumas Agus Priyanggodo memberikan keterangan pers seusai bertemu pengurus P4W di gedung DPRD, Rabu (18/2/2026), menekankan pentingnya penataan Pasar Wage sebagai ikon ekonomi daerah. 
Ringkasan Berita:
  • Ketua DPRD menerima aspirasi Pengurus Paguyuban Pedagang Pasar Wage (P4W) terkait kondisi pasar terkini.
  • Agus Priyanggodo menargetkan Pasar Wage menjadi pusat perkembangan ekonomi unggulan di Kabupaten Banyumas.
  • Penataan ini juga merespons kekhawatiran pedagang Jalan Vihara yang akan dipindah ke dalam Pasar Wage.
  • Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan diimbau menjadikan revitalisasi ini sebagai prioritas kerja.

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Ketua DPRD Kabupaten Banyumas, Agus Priyanggodo mengimbau, pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Banyumas agar segera melakukan penataan terhadap Pasar Wage Purwokerto.

Hal itu diungkapkannya seusai menerima audiensi Pengurus Paguyuban Pedagang Pasar Wage (P4W) di ruang tamu pimpinan DPRD, Rabu (18/2/2026).

Pria yang akrab disapa Mas Nova tersebut menegaskan bahwa target utama dari penataan ini adalah menjadikan Pasar Wage sebagai ikon perkembangan ekonomi di Kabupaten Banyumas.

Baca juga: Bakal Direlokasi ke Pasar Wage Banyumas, Pedagang di Jalan Vihara Purwokerto Minta Jaminan Ramai

Ikon Ekonomi Purwokerto

Agus menekankan pentingnya kekompakan dalam merumuskan kebijakan pasar agar para pedagang kecil tidak tergilas oleh perubahan zaman.

"Kita melihat yang bermodal besar saja tergulung, apalagi kalau kita tidak kompak, tidak merumuskan dengan bijak. Maka kita harus menjadikan ikon ekonomi yang berkembang di Banyumas, khususnya Purwokerto," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com.

Kekhawatiran Pedagang

Imbauan penataan ini muncul di tengah kekhawatiran para pedagang di Jalan Vihara yang rencananya akan direlokasi ke dalam area Pasar Wage.

Para pedagang tersebut merasa khawatir jika dipindah, tempat usaha mereka justru akan menjadi sepi pembeli.

Oleh karena itu, Agus meminta dinas terkait untuk tidak sekadar memindah, tetapi menjadikan Pasar Wage sebagai prioritas pasar unggulan di Banyumas.

Tugas Menjaga Keramaian

Menurut Agus, keramaian pasar bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan tugas bersama.

Ia meyakini jika pasar ditata dengan baik, hal tersebut akan memberikan harapan baru bagi pengembangan ekonomi masyarakat di masa depan.

"Keramaian pasar menjadi tugas kita bersama. Kalau ditata dengan baik, tentu akan menjadi bagus dan menjadi harapan hidup pengembangan ekonomi kedepannya," jelasnya. (fba)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved