Berita Cilacap
Gempa Magnitudo 4,6 di Cilacap tak Berpotensi Tsunami
Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini termasuk kategori gempa dangkal
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Warga Kabupaten Cilacap dikejutkan oleh getaran gempa bumi yang terasa saat sebagian besar masyarakat masih terlelap pada Jumat (29/5/2026) dini hari.
Gempa yang terjadi sekitar pukul 03.59 WIB itu berdasarkan analisis BMKG memiliki magnitudo 4,6 dengan pusat gempa berada di laut tenggara Cilacap.
Kepala Stasiun Geofisika Sleman, Ardhianto Septiadhi, mengatakan episenter gempa terletak pada koordinat 8,38 Lintang Selatan dan 109,03 Bujur Timur atau sekitar 71 kilometer tenggara Cilacap dengan kedalaman 30 kilometer.
“Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini termasuk kategori gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif bawah laut,” ujar Ardhianto dalam keterangan resminya.
Guncangan gempa dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Cilacap dengan intensitas II hingga III MMI yang menyebabkan getaran terasa nyata di dalam rumah.
“Pada skala tersebut getaran dirasakan beberapa orang dan terasa seperti ada truk besar yang sedang melintas,” jelas Ardhianto.
Meski sempat membuat warga terbangun dari tidur, hasil pemodelan BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
“Berdasarkan hasil analisis dan pemodelan yang dilakukan BMKG, gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” tegasnya.
BMKG juga mencatat hingga pukul 04.29 WIB belum terdeteksi adanya aktivitas gempa susulan atau aftershock setelah kejadian utama.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Taryo, mengatakan pihaknya langsung melakukan pemantauan dan koordinasi dengan sejumlah pihak begitu menerima laporan kejadian gempa.
“Kami segera melakukan monitoring dan berkoordinasi dengan aparat kewilayahan untuk memastikan kondisi masyarakat pascagempa,” kata Taryo.
Baca juga: Niat Bantu Orang Kehabisan Bensin, Pemuda di Purbalingga Ternyata Dijebak untuk Dianiaya
Taryo menyebut, hingga Jumat pagi belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan bangunan yang diakibatkan oleh gempa tersebut.
“Dari hasil pemantauan sementara, situasi di wilayah Kabupaten Cilacap aman dan belum ditemukan laporan kerusakan ataupun korban,” ujarnya.
BPBD Cilacap mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya.
“Masyarakat kami minta tetap tenang, tidak panik, dan hanya mengikuti informasi resmi yang disampaikan BMKG maupun pemerintah daerah,” tutur Taryo.
Ia juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dengan memahami jalur evakuasi dan memastikan kondisi bangunan tempat tinggal tetap aman.
“Kesiapsiagaan tetap penting dilakukan agar masyarakat lebih siap menghadapi situasi darurat apabila terjadi bencana di kemudian hari,” pungkasnya. (ray)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Cilacap-pasca-gempa.jpg)