Berita Banyumas
Pemkab Banyumas Bikin 28 KSM di Pasar, Pedagang Dapat Uang dari Sampah
Pemerintah Kabupaten Banyumas berencana membentuk Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) di seluruh pasar tradisional untuk mengatasi persoalan sampah
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: khoirul muzaki
Ke depan harapannya pedagang pasar membentuk KSM sendiri di masing-masing pasar sehingga mereka bisa memilah, mengolah, sampai menghasilkan produk dari sampah yang bernilai ekonomi," jelasnya.
Melalui pola tersebut, sampah yang memiliki nilai jual, baik kategori high value maupun low value, dapat dimanfaatkan kembali.
Bahkan, pemerintah juga membuka peluang penyediaan sarana pendukung seperti mesin pencacah plastik untuk mendukung proses pengolahan.
"Harapannya sampah menjadi bagian dari ekonomi sirkular.
Jadi selain berdagang barang dagangan utama, ada juga nilai ekonomi yang bisa diperoleh dari hasil pengelolaan sampah," ujarnya.
DLH bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banyumas saat ini masih melakukan pemetaan pasar-pasar yang siap menjalankan program tersebut.
Arif mengungkapkan, target awalnya adalah membentuk sebanyak 28 KSM baru yang tersebar di pasar tradisional se-Kabupaten Banyumas.
Baca juga: Sekaya Apa Desa Batur Banjarnegara, Penghasil Kentang yang Sembelih 890 Hewan Kurban
"Nanti kami akan berkoordinasi lagi dengan dinas yang membidangi pasar untuk melakukan pemetaan.
Teman-teman pedagang juga sudah ada yang menyatakan siap. Yang siap akan segera kita dorong untuk berjalan lebih dulu," katanya.
Program tersebut juga akan diperkuat dengan pembangunan 15 Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) baru yang saat ini tengah dipersiapkan pemerintah.
Menurut Arif, keberadaan KSM di pasar menjadi penting karena pasar merupakan salah satu penyumbang sampah terbesar di Banyumas, terutama sampah organik.
"Justru yang paling banyak dari pasar itu sampah organiknya.
Sampah organik inilah yang menjadi persoalan utama karena jika menumpuk tiga sampai tujuh hari akan menimbulkan bau dan berbagai masalah lingkungan lainnya," pungkasnya. (jti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Plt-kepala-dlh-banyumas.jpg)