Berita Cilacap
Hiu Paus Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Pagubugan Cilacap, Ini Dugaan Penyebabnya
Bangkai hiu paus ditemukan terdampar di Pantai Pagubugan Cilacap, Minggu pagi. Diduga, hiu paus terlalu ke tepi saat mencari makan.
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
- Bangkai hiu paus ditemukan terdampar di Pantai Pagubugan Cilacap, Minggu pagi.
- Diduga, hiu paus tersebut terdampar saat terlalu ke tepi mencari makan hingga akhirnya mati.
- Warga diminta segera melapor jika menemukan bangkai ikan hiu dan tidak mengonsumsinya.
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Bangkai seeokor hiu paus ditemukan terdampar di kawasan Pantai Pagubugan, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (17/5/2026).
Bangkai hiu paus ini ditemukan aktivis konservasi penyu yang melakukan patroli di kawasan pantai tersebut.
Koordinator Konservasi Nagaraja Cilacap, Jumawan mengatakan, bangkai hiu paus itu ditemukan saat tim melakukan penyisiran pantai untuk memantau pendaratan penyu sejak pukul 05.00 WIB.
"Pagi tadi, kami patroli pendaratan penyu di Pantai Pagubugan dan menemukan bangkai hiu paus dalam kondisi baru mati di bibir pantai," ujar Jumawan.
Baca juga: 5 Hiu Paus Terdampar di Kebumen dalam 7 Tahun Terakhir, Yayasan Sealife Indonesia Cari Penyebabnya
Tubuh hiu paus yang terbawa ombak ke tepian pantai itu menjadi perhatian masyarakat karena kemunculan satwa laut langka tersebut jarang terjadi di pesisir selatan Cilacap.
Menurut Jumawan, dugaan sementara, hiu paus tersebut terdampar karena terlalu mendekati bibir pantai saat mencari makan ketika kondisi air laut mulai pasang.
"Kalau dugaan kami, si paus mencari makan terlalu ke pinggir dan kebetulan paginya air pasang sehingga tidak bisa kembali ke tengah laut," katanya.
Tim konservasi kemudian berkoordinasi dengan petugas dari PSDKP dan dokter hewan untuk melakukan pemeriksaan terhadap bangkai hiu paus tersebut.
Baca juga: Hilang Hampir Sepekan, Pemuda Binangun Cilacap Ditemukan Selamat di Gubuk Kawasan Hutan
Pemeriksaan dilakukan dengan pengambilan sejumlah sampel untuk memastikan penyebab pasti kematian satwa laut yang dilindungi itu.
"Saat ini, masih dicek oleh tim PSDKP bersama dokter hewan untuk diambil sampel penyebab pasti kematiannya," ungkap Jumawan.
Jumawan mengimbau warga, apabila menemukan kejadian seperti ini, untuk tidak dipotong dan dikonsumsi.
"Karena bahaya merkuri pada paus dapat membahayakan kesehatan sehingga wajib dilaporkan kepada instansi dinas terkait," kata Jumawan. (*)
| Hilang Hampir Sepekan, Pemuda Binangun Cilacap Ditemukan Selamat di Gubuk Kawasan Hutan |
|
|---|
| Pencarian Pakai Drone Pemuda Hilang di Hutan Binangun Cilacap |
|
|---|
| Pemkab Cilacap Pertahankan Tradisi Sedekah Bumi dan Festival Nelayan |
|
|---|
| Pemuda Binangun Hilang Misterius di Hutan Cilacap, Basarnas Terjunkan Drone Cari Korban |
|
|---|
| Cilacap Dilanda 34 Bencana selama April 2026: 206 Jiwa Terdampak, Kerugian Rp617 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260517-bangkai-hiu-paus-terdampar-di-pantai-pagubugan-cilacap.jpg)