Jumat, 8 Mei 2026

Berita Cilacap

Hujan Deras Picu Longsor di Cimanggu Cilacap: Jalan Desa Sempat Lumpuh, Tiga Rumah Terancam

Longsor setinggi 10 meter tutup jalan desa di Negarajati, Cilacap. 11 warga mengungsi setelah rumah terancam ambruk akibat hujan deras Sabtu sore.

Tayang:
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: Rustam Aji
ISTIMEWA/BPBD Cilacap
GOTONG ROYONG - BPBD bersama relawan dan masyarakat melakukan kerja bakti mengangkat material longsor di Kecamatan Cimanggu, Minggu (12/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap pada Sabtu (11/4/2026) sore memicu longsor yang menutup total akses jalan desa di Dusun Cacaban, Desa Negarajati.
  • Kepala Pelaksana BPBD Cilacap, Taryo, mengatakan kejadian longsor dipicu intensitas hujan tinggi yang berlangsung sejak pukul 15.00 WIB hingga 18.00 WIB sehingga meningkatkan debit air di sekitar permukiman warga.

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP – Sebanyak 11 jiwa dari tiga kepala keluarga di Dusun Cacaban, Desa Negarajati, terpaksa mengungsi setelah tebing setinggi 10 meter longsor dan mengancam pemukiman mereka pada Sabtu (11/4/2026) sore.

Bencana yang dipicu hujan deras tersebut sempat memutus total akses jalan desa sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh warga dan petugas pada Minggu pagi.

Kepala Pelaksana BPBD Cilacap, Taryo, mengungkapkan bahwa longsor terjadi sekitar pukul 17.00 WIB akibat akumulasi curah hujan tinggi yang membuat tanah menjadi jenuh.

Saluran pembuangan air limbah rumah tangga yang meluap ke tebing yang telah retak disinyalir menjadi pemicu utama ambrolnya tanah.

"Air meluap ke tebing yang sudah retak dan akhirnya longsor setinggi 10 meter dengan panjang sekitar 17 meter. Materialnya menutup badan jalan dengan ketebalan mencapai 3 meter," ujar Taryo, Minggu (12/4/2026).

Selain melumpuhkan transportasi, longsoran juga merusak infrastruktur jalan rabat beton sepanjang 17 meter.

Baca juga: Nasib 1.106 PPPK Paruh Waktu Aman, Pemkab Kendal Siapkan Solusi Aturan UU HKPD

Namun, fokus utama petugas saat ini adalah keselamatan warga, mengingat satu rumah milik warga bernama Tirto dan dua rumah lainnya berada dalam posisi sangat terancam.

"Ada tiga rumah yang terancam. Total 11 jiwa saat ini sudah mengungsi ke rumah saudara dan tetangga terdekat. Kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," tegasnya.

Kerja Bakti dan Gotong Royong

BPBD Cilacap bersama Forkopimcam Cimanggu telah melakukan penanganan darurat di lokasi.

Melalui kerja bakti gotong royong menggunakan alat manual dan mesin pompa air, material tanah yang menimbun jalan kini telah dibersihkan.

Meski akses jalan sudah kembali dapat dilalui, BPBD mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat sekitar. Pasalnya, ditemukan sejumlah titik retakan tanah baru di sekitar lokasi kejadian yang berpotensi memicu longsor susulan.

"Kami mengimbau warga tetap waspada, terutama saat hujan deras kembali turun. Untuk penanganan teknis terhadap rumah yang terancam, kami masih merumuskannya bersama tenaga ahli," pungkas Taryo. (ray)

Baca juga: Warga Cilacap Hilang setelah Kecelakaan Tunggal di Kembaran Banyumas, Motor Jatuh ke Kalipelus

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved