Sabtu, 16 Mei 2026

OTT KPK di Cilacap

Dengan Santainya Sopir Bus Putar Musik Keras, tak Sadar Bawa Bupati Cilacap Cs dan Penyidik KPK

Selama perjalanan, ia bahkan sempat memutar musik cukup keras di dalam bus.

Tayang: | Diperbarui:
Tribun Banyumas/Permata Putra Sejati
OTT KPK - Bus kuning yang membawa Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman ke Gedung Reskrim Polresta Banyumas, Jumat (13/3/2026). Syamsul dikabarkan tertangkap KPK dalam OTT bersama sejumlah pejabat Pemkab Cilacap. 

Ringkasan Berita:
  • Hartono, sopir asal Purbalingga, sama sekali tidak menyangka rombongan yang diangkutnya ternyata berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),  Jumat (13/3/2026) siang. 
  • Sepanjang perjalanan, ia bahkan sempat memutar musik cukup keras di dalam bus. 
  • Ia mengira rombongan tersebut hanya akan menghadiri acara buka bersama di Purwokerto. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Bus kuning itu melaju dari Cilacap menuju Purwokerto pada Jumat (13/3/2026) siang. 

Di balik kemudinya, Hartono, sopir asal Purbalingga, sama sekali tidak menyangka rombongan yang diangkutnya ternyata berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sepanjang perjalanan, ia bahkan sempat memutar musik cukup keras di dalam bus. 

Ia mengira rombongan tersebut hanya akan menghadiri acara buka bersama di Purwokerto. 

Namun bus yang dikendarainya justru berakhir di Mapolresta Banyumas.

Hartonon menceritakan pengalamannya saat diminta mengantar rombongan dari Cilacap menuju Purwokerto, Jumat (13/3/2026).

Ia mengaku berangkat sekitar pukul 14.00 WIB dari area Samsat Cilacap. 

Awalnya, ia mengira penjemputan tersebut bertujuan untuk mengantar rombongan ke stasiun.

Awalnya sopir tersebut dihubungi oleh pihak kantor PO Riyan nama dari Bus yang mengangkut tersebut. 

Dari informasi yang ia terima, perjalanan itu disebut-sebut untuk kegiatan buka bersama dari Cilacap menuju Purwokerto.


"Saya kira mau buka bersama," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com. 

Baca juga: Diperiksa KPK Hingga Malam, Sekda Cilacap Satmoko Danardono Terlihat Salat di Polresta Banyumas

Putar musik keras 

Selama perjalanan, ia bahkan sempat memutar musik cukup keras di dalam bus.

Bus yang dikendarainya memiliki kapasitas sekitar 50 penumpang. 

Saat itu, sekitar setengah kapasitas bus terisi, diperkirakan sekitar 20 orang yang didampingi sejumlah petugas dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved