Minggu, 19 April 2026

Berita Kebumen

Kebakaran Ponpes di Puring Kebumen, Santri Terbangun saat Rasakan Panas Kobaran Api

Kebakaran melanda Ponpes Raudlatul Abidin Kebumen, Kamis dini hari. Pondok santri laki-laki di lantai dua hangus.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/Agus Iswadi
TINGGAL RANGKA - Bangunan pondok santri putra di Pondok Pesantren Raudlatul Abidin Wadda'wah Assidiqiyah tinggal kerangka setelah terbakar, di Dukuh Juru Tengah, Desa Kaleng, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (12/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pondok santri pria di Pondok Pesantren Raudlatul Abidin Wadda'wah Assidiqiyah Kebumen, terbakar, Kamis dini hari.
  • Santri berhasil menyelamatkan diri saat api mulai membesar.
  • Polisi menduga, api berasal dari instalasi listrik yang tak standar.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Manarul Huda (15) terbangun dari tidur saat merasakan hawa panas di kamar lantai dua Pondok Pesantren Raudlatul Abidin Wadda'wah Assidiqiyah di Dukuh Juru Tengah, Desa Kaleng, Kecamatan Puring Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (12/3/2026) dini hari.

Dia pun kaget melihat kobaran api yang mulai melalap bangunan.

Tak berpikir panjang, Huda langsung menyelamatkan diri turun ke lantai satu lewat tangga.

"Pas bangun kayak terasa panas gitu. Ternyata api sudah gede banget," kata Huda kepada Tribunbanyumas.com, Kamis siang.

Baca juga: Racik Mercon, Pemuda Buayan Kebumen Ditangkap Polisi dengan 3 Kg Bubuk Bahan Peledak

Kebakaran sekira pukul 02.45 WIB itu melanda pondok santri pria.

Sejumlah santri laki-laki yang berada di lantai dua berhasil menyelamatkan diri saat kobaran api membakar ruangan gudang, ruang belajar dan enam kamar santri.

Huda tidak sempat menyelematkan barang-barang di kamarnya.

"Paling hanya baju dan celana ini (yang dipakai)," terangnya.

Pengasuh ponpes, Shodiqih Eko Hariyanto mengungkapkan, belum diketahui sumber api penyebab kebakaran

Pasalnya, begitu bangun tidur, api sudah membesar dan membakar bangunan di lantai dua.

Dia mengungkapkan, semua santri dalam kondisi selamat meskipun ada santri yang mengalami luka dan telah ditangani puskesmas.

Ada sejumlah santri yang masih tinggal di pondok karena menunggu libur sekolah.

"Ada anak santri putra yang belum pulang karena nunggu libur (MTs)," terangnya.

Ditangani Polisi

Kebakaran di ponpes ini masih dalam penanganan polisi.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved