Sabtu, 25 April 2026

Berita Kebumen

Asyik Bermain Air, Bocah 11 Tahun Hilang Terseret Arus Muara Luk Ulo Kebumen

Seorang bocah 11 tahun hilang terseret arus saat bermain di Muara Luk Ulo, Petanahan, Kebumen. Tim SAR Gabungan tengah lakukan pencarian.

|
Penulis: Agus Iswadi | Editor: Rustam Aji
ISTIMEWA/dokumentasi relawan
KOORDINASI PENCARIAN -Relawan melakukan koordinasi untuk pencarian korban tenggelam di Muara Luk Ulo wilayah Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen, Jumat (6/3/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Seorang bocah laki-laki, Abul Fatah (11), dilaporkan hilang tenggelam di Muara Luk Ulo, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Jumat (6/3/2026) sore.
  • Upaya pencarian besar-besaran tengah dilakukan Tim SAR Gabungan 
  • Korban terseret arus saat sedang asyik bermain air bersama empat rekannya sekitar pukul 16.30 WIB.
  • Meski empat temannya berhasil menyelamatkan diri ke tepi muara, nasib malang menimpa korban yang tak kuasa melawan kuatnya arus air di lokasi tersebut.

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN – Upaya pencarian besar-besaran tengah dilakukan Tim SAR Gabungan setelah seorang bocah laki-laki, Abul Fatah (11), dilaporkan hilang tenggelam di Muara Luk Ulo, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Jumat (6/3/2026) sore.

Korban terseret arus saat sedang asyik bermain air bersama empat rekannya sekitar pukul 16.30 WIB.

Meski empat temannya berhasil menyelamatkan diri ke tepi muara, nasib malang menimpa korban yang tak kuasa melawan kuatnya arus air di lokasi tersebut.

Kronologi Kejadian di Muara Luk Ulo

Kanit Unit Siaga SAR Kebumen, Rowidin, mengonfirmasi bahwa insiden bermula saat lima sekawan tersebut bermain di area yang dikenal memiliki kedalaman cukup signifikan.

"Semula korban bersama empat temannya bermain air. Kemudian mereka sempat terbawa arus, namun empat orang berhasil minggir dan selamat. Satu orang (korban) terbawa arus hingga akhirnya tenggelam," ujar Rowidin saat dihubungi pada Jumat malam.

Baca juga: Jalan Akses Utama ke Dieng Via Ratamba Banjarnegara Putus

Kendal Kedalaman dan Pencarian Lanjutan

Tim SAR Gabungan yang tiba di lokasi segera melakukan asesmen awal. Berdasarkan hasil pengecekan tim di lapangan, titik koordinat hilangnya korban memiliki kedalaman mencapai 3 meter.

Kondisi dasar perairan yang cukup dalam dan arus muara menjadi tantangan utama dalam proses evakuasi.

Hingga berita ini diturunkan, keberadaan Abul Fatah belum ditemukan.

Mengingat kondisi pencahayaan yang minim dan faktor keamanan personel, operasi pencarian dihentikan sementara pada Jumat malam.

"Pencarian sudah kami lakukan di sekitar lokasi, namun karena kondisi tidak memungkinkan, operasi akan dilanjutkan kembali besok pagi," tambah Rowidin.

Pihak berwenang mengimbau warga dan orang tua untuk lebih waspada serta mengawasi aktivitas anak-anak saat berada di sekitar perairan, terutama di titik-titik rawan seperti Muara Luk Ulo guna mencegah kejadian serupa terulang.(ais)

Baca juga: Jalan Akses Utama ke Dieng Via Ratamba Banjarnegara Putus

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved