Berita Purbalingga
Ada Apa, Pelatih dan Manajer Persibangga Ramai-ramai Mengundurkan Diri
belum ada keterangan resmi terkait sosok pelatih pengganti yang akan menangani Persibangga untuk putaran nasional Liga 4
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA- Jajaran pelatih Persibangga Purbalingga resmi mengundurkan diri usai mengantarkan tim menjuarai Liga 4 Zona Jawa Tengah 2025/2026.
Kepastian tersebut diumumkan melalui akun resmi Instagram Persibangga, yakni tiga nama penting dijajaran kepelatihan yaitu Imran Amirullah (Headcoach), Wahyu Wijiastanto (Asisten pelatih), dan Achmad Soffianto (Pelatih fisik).
Dalam unggahan tersebut, manajemen menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi para pelatih selama mendampingi Laskar Jenderal Soedirman.
“terima kasih coach! Dedikasi, ilmu, dan semangat yang telah diberikan untuk Persibangga Purbalingga akan selalu menjadi bagian dari sejarah perjalanan kami. Terima kasih telah berjuang bersama di Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026,” demikian dikutip tribunjateng.com dari instagram resmi Persibangga Purbalingga, Rabu (25/2/2026).
Manajemen juga mendoakan ketiganya agar sukses dalam perjalanan karier berikutnya.
“Sukses selalu untuk Coach Imran, Coach Wahyu, dan Coach Shoffi di langkah selanjutnya. Sampai jumpa di lain kesempatan! Terima kasih sudah menjadi bagian dari keluarga Persibangga Purbalingga,” lanjut pernyataan tersebut.
Mundurnya jajaran pelatih ini menambah dinamika di tubuh Persibangga setelah sebelumnya manajer tim juga menyatakan mundur.
Situasi tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri bagi manajemen dalam mempersiapkan tim menghadapi putaran nasional Liga 4.
Sosok pengganti
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait sosok pelatih pengganti yang akan menangani Persibangga untuk putaran nasional Liga 4.
Manajer Persibangga, Hamzah Asadullah, resmi mengundurkan diri melalui surat pernyataan tertanggal 18 Februari 2026.
Dalam surat tersebut, ia menyebut keputusan diambil setelah melalui pertimbangan matang dan evaluasi menyeluruh terhadap perjalanan tim selama masa kepemimpinannya.
Ia mengakui masih terdapat kekurangan dan target yang belum terpenuhi secara optimal.
“Saya merasa belum mampu memberikan kontribusi terbaik sebagaimana harapan besar masyarakat Purbalingga terhadap Persibangga,” tulisnya dalam surat pengunduran diri.
Hamzah juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, suporter, pemain, ofisial, sponsor, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Persibangga-juara-liga-4-jateng.jpg)