Kebumen Berdaya
Ada Studio Live di Pasar Tumenggungan Kebumen, Pedagang Belum PD Siaran Langsung
Pemkab Kebumen menghadirkan studio live dengan harapan menjadi fasilitas bersama untuk melakukan siaran langsung penjualan produk
Penulis: Agus Iswadi | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Pedagang Ifah (50) memiliki niatan tapi belum berani untuk belajar berjualan secara online dengan hadirnya studio live di Pasar Tumenggungan Kabupaten Kebumen.
Pemkab Kebumen menghadirkan studio live dengan harapan menjadi fasilitas bersama yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan siaran langsung penjualan produk secara daring melalui berbagai platform media sosial dan marketplace.
Pedagang, Ifah telah berjualan pakaian di Pasar Tumenggungan sejak tahun 90-an. Semula dia berjualan di lantai 1 sebelum akhirnya pindah di lantai 2.
Dia menyampaikan, penjualan pakaian di lapaknya mengalami penurunan terutama setelah pandemi beberapa tahun lalu. Menurutnya hal tersebut tidak lepas dari adanya penjualan secara online.
Ifah berharap kedepannya jualannya semakin laris seperti dulu, begitu juga kondisi pasar yang tambah ramai. Dengan adanya studio live, dia mengaku memiliki niatan untuk dapat berjualan secara online di lokasi tersebut tapi belum sekarang.
"Belum bisa ngomong, belum berani. Kalau cuap-cuap di belakang sih bisa. Kalau di depan (kamera) belum berani mentalnya," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (29/1/2026).
Dia memasarkan dagangannya secara online baru sebatas mengunggah foto produk di aplikasi pesan singkat. Ifah mengungkapkan, bersedia mengikuti pelatihan apabila nantinya dinas terkait mengadakan program tersebut.
Di sisi lain, dia berharap nantinya dapat berjualan kembali di lantai 1 karena lebih dengan dengan pengunjung dibandingkan berjualan di lantai 2.
Senada juga disampaikan pedagang lainnya, Umi (40). Dia telah berjualan pakaian di Pasar Tumenggungan selama kurang lebih 11 tahun jualan. Selain mengandalkan pembeli yang datang langung ke lapak, dia juga memasarkan secara online melalui aplikasi pesan singkat.
"Kalau live belum berani. Ora pede (percaya diri) ngomong (depan kamera)," terangnya.
Ketua Tim Pengembangan Sarana Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kebumen, Arief Setiawan mengatakan, kondisi pasar utamanya di lantai 2 memang sepi tidak seramai dulu.
Dinas berupaya dan berharap para pedagang nantinya bisa mengikuti perkembangan zaman memulai pemasaran secara online.
Oleh karena itu pemkab menyediakan studio live yang dapat dimanfaatkan oleh para pedagang di Pasar Tumenggungan ataupun pedagang di pasar lain. Dia menuturkan, sementara ini baru ada beberapa pedagang di pasar lain yang memanfaatkan studio live untuk memasarkan produknya.
Dinas juga menggandeng mahasiswa dari empat universitas di wilayah Kabupaten Kebumen untuk mengembangkan studio live dan membantu para pedagang.
"Saat ini dimulai dengan membuat akun medsos Pasar Tumenggungan dan membrandingnya sekaligus sosialisasi kepada para pedagang di Pasar Tumenggungan," ungkapnya.
Baca juga: Kasus Pembakaran Rumah Pentolan AMPB Masih Ditangani, Polisi Fokus Ungkap 2 Pelaku Lewat CCTV
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/live-jualan-studio-live-kebumen.jpg)