Berita Cilacap
Gempa di Cilacap tak Berpotensi Tsunami, Warga Diimbau Tenang
BMKG memastikan gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,2 yang mengguncang wilayah Cilacap tidak berpotensi tsunami
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,2 yang mengguncang wilayah Cilacap dan sekitarnya, Jawa Tengah, Selasa (27/1/2026) sore, tidak berpotensi tsunami.
Kepala BMKG Banjarnegara, Hery Susanto, menjelaskan gempa terjadi pada pukul 15.18.31 WIB dengan pusat gempa berada di laut, sekitar 61 kilometer arah selatan Cilacap, pada kedalaman 34 kilometer.
“Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa ini tergolong gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif bawah laut dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami,” kata Hery Susanto.
Ia menyebutkan, getaran gempa dirasakan di wilayah Cilacap dengan intensitas II–III MMI atau seperti getaran truk besar melintas, sementara di Purworejo dirasakan dengan intensitas II MMI.
Baca juga: Kesaksian Warga saat Gempa Magnitudo 4,2 Guncang Cilacap
Hery menegaskan hingga saat ini belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa gempa tersebut.
“Monitoring kami hingga pukul 15.48 WIB juga belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan, sehingga masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG serta tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat wilayah selatan Jawa merupakan kawasan rawan aktivitas gempa bumi. (ray)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/GEMPA-DI-CILACAP-LAUT.jpg)