Berita Cilacap
Nelayan Cilacap Tak Melaut karena Cuaca Buruk, Harga Ikan Langsung Naik
Minimnya pasokan ikan terjadi karena banyak nelayan memilih tidak melaut akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Suasana di kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPSC) terasa lebih lengang dari biasanya, dengan lapak-lapak ikan yang hanya terisi sebagian dan aktivitas jual beli yang berjalan pelan.
Minimnya pasokan ikan terjadi karena banyak nelayan memilih tidak melaut akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi di perairan selatan Cilacap.
“Sudah beberapa hari ini nelayan tidak melaut karena gelombangnya tinggi, jadi ikan yang masuk ke TPI sangat sedikit,” ujar Yanti, pedagang ikan di PPSC Cilacap, Selasa (27/1/2026).
Menurut Yanti, kondisi tersebut membuat suasana Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang biasanya ramai sejak pagi kini terlihat sepi.
“Kalau pasokan sedikit, pembeli juga berkurang karena pilihan ikan tidak sebanyak hari normal,” tuturnya.
Berkurangnya hasil tangkapan nelayan secara langsung memengaruhi harga jual ikan di tingkat pedagang.
“Harga ikan terpaksa naik karena stoknya terbatas, sementara permintaan tetap ada,” kata Yanti.
Baca juga: Kesaksian Warga saat Gempa Magnitudo 4,2 Guncang Cilacap
Ia menyebutkan, beberapa kapal yang nekat melaut pun hanya membawa hasil tangkapan dalam jumlah terbatas.
“Kadang ada kapal masuk, tapi ikannya sedikit, jadi cepat habis,” ujarnya.
Yanti berharap kondisi cuaca di perairan selatan Cilacap segera membaik agar nelayan kembali melaut dan aktivitas di PPSC kembali normal.
“Kalau cuaca sudah aman, nelayan melaut lagi, pasokan banyak, dan harga bisa turun,” ucapnya.
Sementara itu, pedagang dan nelayan di PPSC Cilacap hanya bisa menunggu perubahan cuaca, sembari berharap aktivitas perikanan kembali menggeliat. (ray)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/TPI-PPSC-Cilacap.jpg)