Jumat, 1 Mei 2026

Berita Cilacap

Nelayan Cilacap Diminta Waspada, Gelombang Tinggi 4 Meter Berpotensi Terjadi Hingga 28 Januari

Gelombang tinggi berpotensi terjadi di perairan cilacap hingga 28 Januari. Ketinggian gelombang hingga 4 meter berpotensi membahayakan nelayan.

Tayang:
Tribun Banyumas/Rayka Diah Setianingrum
BERSANDAR - Kapal-kapal nelayan bersandar di Pelabuhan Perikanan Cilacap, Selasa (27/1/2026). Peringatan gelombang tinggi di perairan cilacap membuat nelayan tidak melaut. Rayka Diah 
Ringkasan Berita:
  • BPBD Cilacap mengungkap potensi gelombang tinggi periode 25-28 Januari 2026 di perairan Cilacap.
  • Gelombang tinggi dapat mencapai 4 meter dan masuk kategori membahayakan pelayaran dan aktivitas nelayan.
  • Warga di pesisir pun diminta waspada dan menghindari aktivitas di laut saat potensi gelombang tinggi.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Gelombang laut tinggi berpeluang terjadi di perairan selatan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, 25-28 Januari 2026.

Ketinggian gelombang diperkirakan 2,5 hingga 4 meter.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, Taryo menjelaskan, berdasarkan laporan harian Pusdalops PB BPBD Cilacap, kondisi gelombang tinggi tersebut masuk kategori berbahaya bagi aktivitas pelayaran dan nelayan kecil.

"Pantauan menunjukkan gelombang tinggi berpotensi terjadi di Perairan Cilacap, Perairan Kebumen, dan Perairan Purworejo akibat pengaruh dinamika cuaca di Samudera Hindia selatan Jawa," kata Taryo, Selasa (27/1/2026).

Baca juga: Rusak Sejak 2008, Jalan Karangtawang Cilacap Kini Mulus. Jadi Jalur Evakuasi saat Tsunami

Secara sinoptik, cuaca di perairan selatan Cilacap diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang, disertai angin bertiup dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 2–20 knot.

Sementara itu, hasil pemantauan cuaca darat di wilayah Cilacap, Kroya, Majenang, dan Sidareja terpantau berawan hingga cerah berawan dengan suhu berkisar 22–28 derajat Celsius.

Taryo mengatakan, pihaknya memastikan, hingga Selasa (27/1/2026) pukul 05.00 WIB, belum terdapat laporan kejadian bencana baru maupun aktivitas kegempaan di wilayah setempat.

Ia juga mengimbau nelayan, wisatawan pantai, serta masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di laut saat gelombang tinggi masih berpotensi terjadi. (*)

Baca juga: Jejak Eropa di Cilacap: Dari Hotel Bellevue hingga Kantor Pos

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved