Jumat, 1 Mei 2026

Berita Cilacap

Isu Union Busting di Kilang Cilacap Dibantah SP Mitra

Serikat yang menaungi tenaga alih daya di Kilang Cilacap itu menilai isu tersebut tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan

Tayang:
Tribun Banyumas
Serikat Pekerja - Serikat Pekerja Mitra Patra Bercahaya (SP Mitra) menyampaikan klarifikasi atas isu dugaan union busting yang mencuat di lingkungan Kilang KPI RU IV Cilacap, Kamis (22/1/2026). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Isu dugaan union busting (pelemahan) yang belakangan mencuat di lingkungan kerja Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU IV Cilacap mendapat bantahan tegas dari Serikat Pekerja Mitra Patra Bercahaya (SP Mitra).


Serikat yang menaungi tenaga alih daya di Kilang Cilacap itu menilai isu tersebut tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan dan berpotensi menyesatkan opini publik.


Ketua SP Mitra, Bambang Prayitno, menegaskan bahwa tudingan union busting tidak memiliki dasar fakta dan tidak dialami oleh para pekerja yang berada di bawah naungan SP Mitra.


“Kami selaku pengurus SP Mitra yang mewakili aspirasi dan kepentingan seluruh tenaga alih daya di Kilang Cilacap memastikan bahwa isu union busting tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan,” ujar Bambang, Kamis (22/1/2026).


Menurutnya, selama ini aktivitas berserikat di lingkungan Kilang Cilacap berjalan normal tanpa adanya tekanan, intimidasi, maupun pembatasan dari perusahaan.

Baca juga: Tantangan Besar Dunia Pendidikan, 13.426 Anak di Banyumas Tidak Sekolah


Bambang menyebut isu tersebut justru diembuskan oleh oknum pengurus Federasi Serikat Buruh Migas Cilacap (FSBMC) yang dinilai tidak mewakili kepentingan seluruh tenaga alih daya di Kilang Cilacap.


“Isu ini disampaikan oleh oknum tertentu yang mengatasnamakan federasi, padahal tidak mencerminkan suara dan kepentingan seluruh TAD di Kilang Cilacap,” katanya.


Lebih lanjut, SP Mitra juga mempertanyakan legalitas FSBMC sebagai federasi serikat buruh di lingkungan kerja Kilang Cilacap.


“Kami bahkan mempertanyakan legalitas FSBMC yang menurut kami sudah tidak memenuhi syarat sebagai federasi serikat buruh di lingkungan kerja Kilang Cilacap,” ungkap Bambang.


Di sisi lain, SP Mitra menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi dan kerja sama dengan perusahaan serta manajemen KPI RU IV Cilacap demi menjaga hubungan industrial yang sehat dan harmonis.


“Kami memilih jalur dialog dan kolaborasi agar iklim hubungan industrial tetap kondusif, dinamis, dan saling menghormati,” jelasnya.


SP Mitra juga menolak segala bentuk intervensi pihak-pihak yang dinilai dapat mengganggu stabilitas hubungan industrial yang selama ini berjalan baik.


“Kami menolak segala bentuk campur tangan pihak yang tidak bertanggung jawab, termasuk anasir-anasir asing, yang berpotensi merusak hubungan industrial yang sudah kondusif,” pungkas Bambang. (ray)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved