Selasa, 9 Juni 2026

Berita Jateng

Bisa Laku Jutaan, Pemuda Desa Winduaji Brebes Jual Karya Seni dari Limbah Kayu

karya yang paling murah seharga Rp 20 ribu, sedangkan paling mahal bisa mencapai jutaan rupiah tergantung ukuran, kesulitan, dan warna.

Tayang: | Diperbarui:
Tribun Banyumas/Fajar Bahruddin Achmad
SERBUK KAYU- Fari menunjukkan karya seni dari limbah serbuk kayu yang dibuat oleh Komunitas Seni Grajen di RT 03 RW 05 di Dukuh Patuguran Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Selasa (20/1/2026). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES- Sejumlah gambar dalam sebuah bingkai foto tampak menarik perhatian peserta kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar yang diselenggarakan PT PNM Cabang Purwokerto, Selasa (20/1/2026).


Ada gambar kepala kuda, serigala, wajah perempuan, hingga wajah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto.


Bukan foto hasil cetak atau ukiran kayu, melainkan gambar-gambar tersebut dibuat dari limbah serbuk kayu di Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes. 


Karya tersebut dibuat oleh Komunitas Seni Grajen yang dibentuk oleh warga RT 03 RW 05 di Dukuh Patuguran Desa Winduaji.


Anggota komunitas, Fari (18) mengatakan, karya seni dari limbah serbuk kayu ini sudah digeluti oleh masyarakat di lingkungan Dukuh Patuguran Desa Winduaji, sejak 2016.


Komunitas didirikan oleh inisiatif warga melihat banyaknya limbah serbuk kayu.


"Karena di desa kami banyak pabrik kayu, 10 pabrik ada. Limbah atau serbuk dari bekas potongan kayu itu, kami manfaatkan," katanya kepada tribunbanyumas.com. 


Fari mengatakan, usaha dari desanya itu kemudian mulai berkembang di tahun 2022. 


Anak-anak muda banyak yang belajar dan ikut dalam proses pembuatan kerajinan. 


Hingga saat ini komunitas di desanya itu masih eksis dengan karya-karya yang ada.


"Proses pembuatan karya ini bisa selesai dalam satu sampai empat hari. Tergantung ukuran dan kesulitannya," ungkapnya. 

Baca juga: Istri Botok Pentolan AMPB Menangis Dengar Sudewo Ditangkap KPK


Inisiatif Lingkungan RT


Menurut Fari, modal awal usaha yang digeluti oleh lingkungannya mendapatkan modal awal dari RT.


Limbah serbuk kayu yang dibeli harganya Rp 20 ribu per kilogram.


Kayu yang digunakan harus kayu albasia atau sengon.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved