Selasa, 21 April 2026

Berita Banyumas

PAB Pastikan Sopir Ambulans Dibekali Sertifikasi BLS dan Safety Driving

sopir ambulans yang tergabung dalam paguyuban wajib memiliki sertifikasi dan menjalani pelatihan khusus

Tribun Banyumas/Permata Putra Sejati
AMBULAN BANYUMAS - Ketua Paguyuban Ambulan Banyumas (PAB), Mudji Budiarto saat menunjukan sertifikasi yang diperolehnya sebagai syarat menjadi driver ambulan, Jumat (16/1/2026). Ia memiliki sertifikasi Basic Life Support (BLS), Bantuan Hidup Dasar (BHD), dan safety driving.  


TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Di tengah sorotan publik soal layanan ambulans, Ketua Paguyuban Ambulan Banyumas (PAB), Mudji Budiarto, menegaskan sopir ambulans yang tergabung dalam paguyuban wajib memiliki sertifikasi dan menjalani pelatihan khusus. 


Ia menekankan, pelayanan ambulans tidak bisa dilakukan secara serampangan karena ada standar operasional prosedur (SOP) yang harus dipatuhi, terutama dalam kasus rujukan pasien.


Mudji menjelaskan, baik di fasilitas kesehatan (faskes) pemerintah maupun ambulans yang tergabung dalam paguyuban, pengemudi ambulans memiliki persyaratan dasar yang jelas. 


"Di faskes atau ambulans pemerintah, sopir harus berpengalaman mengemudi dan memiliki SIM. 


Biasanya ada persyaratan tambahan," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (16/1/2026). 


Sementara itu, bagi sopir yang bergabung dengan PAB, pelatihan menjadi kewajiban. 


"Kami melatih mereka melalui pelatihan Basic Life Support (BLS), Bantuan Hidup Dasar (BHD), dan safety driving. 


Pelatihan ini biasanya bekerja sama dengan dinas kesehatan atau rumah sakit," kata Mudji.

Baca juga: Desa Mergosari Wonosobo Berhasil Himpun Zakat Setahun Rp 75 Juta


Menurutnya, sertifikasi diberikan oleh berbagai lembaga, mulai dari dinas kesehatan, kepolisian, hingga rumah sakit yang menggelar pelatihan khusus bagi pengemudi ambulans. 


"Minimal, setiap sopir ambulans wajib punya sertifikat basic life support. 


Itu syarat mutlak," tegasnya. 


Dalam waktu dekat, PAB bahkan kembali menggelar pelatihan lanjutan, menyusul banyaknya perekrutan sopir ambulans baru, yang dijadwalkan pada bulan ini. 


Selain kompetensi sopir, PAB juga menerapkan standar ketat pada armada. 


Setiap ambulans wajib dicek setiap hari. 


"Kendaraan dicek mulai dari kelayakan mesin, rem, hingga ketersediaan alat kesehatan di dalamnya, termasuk oksigen. Itu rutinitas harian kami," ucapnya. 

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved