Berita Purbalingga
Video Aspal Jalan Terkelupas saat Digaruk Viral, Warga Karangturi Purbalingga Ungkap Tujuan Merekam
Perekam video aspal jalan mengelupas saat dikorek tangan di Desa Karangturi Purbalingga buka suara soal video viral itu.
Penulis: Farah Anis Rahmawati | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
- Perekam video aspal mengelupas setelah dikorek tangan di Karangturi Purbalingga buka suara terkait video kejadian yang viral di media sosial itu.
- Menurutnya, video dibuat secara spontan sebagai bagian dari pengawasan pembangunan di wilayahnya.
- Saat ini, aspal jalan mulai mengeras meski aspal di bagian tepi jalan masih lembek dan mudah rusak.
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA — Warga Desa Karangturi, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, memberikan penjelasan terkait video viral aspal jalan baru yang terkelupas setelah dikorek tangan.
Robi Setiadi, warga Karangturi sekaligus perekam video mengatakan, video tersebut direkam secara spontan saat dirinya sedang melintas di lokasi.
Ia mengatakan, saat itu tidak ada lagi aktivitas pengerjaan jalan namun kondisi aspal terlihat lunak.
"Waktu saya lewat, memang sudah tidak ada aktivitas pekerja tapi saya lihat kondisi aspalnya masih lembek."
"Sebagai warga, saya hanya ingin memastikan kondisi itu ke pihak desa," katanya saat dikonfirmasi, Minggu (11/1/2026).
Baca juga: Viral, Aspal Jalan di Karangturi Purbalingga Lepas saat Dikorek Tangan
Seusai melihat kondisi tersebut, ia mengaku sempat berkomunikasi dengan pemerintah desa dan mendapatkan penjelasan bahwa kondisi aspal akan mengeras secara bertahap dan baru akan sempurna setelah beberapa hari.
Namun demikian, ia mencermati bahwa jalan tersebut masih dibuka untuk umum dan dilalui kendaraan.
Menurutnya, hal itu harusnya menjadi perhatian karena aspal jalan belum keras secara sempurna.
Apalagi, jalan tersebut berada di area persawahan yang kerap kali dilalui kendaraan pengangkut hasil pertanian.
"Jadi, sebenarnya, saya hanya khawatir soal ketahanan jalannya."
"Kalau memang masih dalam proses pengerasan tapi sudah dilalui kendaraan, takutnya nanti mempengaruhi kualitasnya," ujarnya.
Terkait video yang kemudian viral, Robi membenarkan awalnya tidak memiliki niat untuk menyebarluaskan ke publik.
Video tersebut awalnya hanya dibagikan kepada rekannya dengan maksud agar dapat diteruskan sebagai informasi ke pemerintah desa.
"Saya tidak berniat memviralkan. Tujuan saya hanya menyampaikan kondisi di lapangan, supaya diketahui pihak desa," tuturnya.
Aspal Jalan Mulai Mengeras
| KPU Purbalingga Tetapkan 807 Ribu Pemilih, Lebih Banyak Laki-lakinya |
|
|---|
| Truk Tabrak Motor saat Mendahului Kendaraan Lain di Mrebet Purbalingga, 2 Orang Dibawa ke Puskesmas |
|
|---|
| Kebakaran Kandang Bikin Ribuan Ayam Mati Terpanggang di Mrebet Purbalingga, Kerugian Rp750 Juta |
|
|---|
| Sepanjang 92,5 Kilometer Jalan Kabupaten Purbalingga Dibangun, Anggaran Rp 122 Miliar |
|
|---|
| Hari Pertemuan Nenek dan Cucunya yang Sempat Hilang di Purbalingga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/07012026-jalan-beraspal-di-karangturi-purbalingga-viral-lantaran-aspal-terkelupas-setelah-dikorek.jpg)