Sabtu, 11 April 2026

Berita Jateng

Kondisi Terkini Gunung Slamet Status Waspada, Warga Dilarang Mendekat Radius 2 KM

asap kawah utama teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga tebal, mencapai ketinggian sekitar 50 hingga 300 meter di atas puncak

|
Penulis: khoirul muzaki | Editor: khoirul muzaki
Kompas.com/eventdaerah.kemenparekraf.go.id
GUNUNG SLAMET - Penampakan Gunung Slamet dari atas. Gunung yang berada di lima kabupaten itu tengah diusulkan menjadi Taman Nasional Gunung Slamet. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS- Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah merilis laporan evaluasi mengenai aktivitas vulkanik Gunung Slamet di Jawa Tengah untuk periode 16-31 Desember 2025.

Berdasarkan hasil pemantauan, tingkat aktivitas gunung api tersebut masih pada Level II (Waspada).


Berikut poin-poin penting terkait kondisi terkini Gunung Slamet:


• Pengamatan Visual

Selama periode ini, asap kawah utama teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga tebal, mencapai ketinggian sekitar 50 hingga 300 meter di atas puncak. 


• Aktivitas Kegempaan:

Kegempaan Gunung Slamet didominasi oleh Gempa Low Frequency (1.031 kali), serta terekam pula Gempa Hembusan (1 kali), Gempa Tektonik Jauh (3 kali), dan Tremor Menerus dengan amplitudo dominan 0,5 mm.

Dominasi gempa-gempa ini mengindikasikan adanya aktivitas pergerakan fluida di sekitar permukaan tubuh gunung.


• Deformasi dan Tekanan Internal:

Meskipun pengukuran jarak miring (EDM) cenderung stabil, data Tiltmeter menunjukkan adanya tekanan internal atau pergerakan magma yang telah teramati sejak pertengahan 2024 hingga awal 2025.

Hasil analisis data pemantauan menunjukkan bahwa masih terdapat peningkatan tekanan di bawah tubuh Gunung Slamet yang memicu gempa-gempa dangkal dan meningkatkan potensi terjadinya erupsi.


Sehubungan dengan status Waspada tersebut, PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi bagi masyarakat dan pihak terkait


Masyarakat, pengunjung, maupun wisatawan dilarang keras berada atau beraktivitas dalam radius 2 km dari kawah puncak Gunung Slamet.


Masyarakat di sekitar gunung diharapkan tetap tenang dan tidak terpancing oleh berita-berita yang tidak bertanggung jawab.

Pastikan untuk selalu mengikuti arahan dari BPBD Provinsi Jawa Tengah dan BPBD Kabupaten setempat.


Informasi terkini mengenai aktivitas vulkanik dapat dipantau secara mandiri melalui aplikasi atau situs web MAGMA Indonesia (https://magma.esdm.go.id) serta media sosial resmi PVMBG.

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved