Jumat, 1 Mei 2026

Berita Cilacap

Hujan Deras dan Angin Ribut di Awal Tahun 2026 Rusak Dua Rumah Warga Cilacap

Hujan deras disertai angin kencang merusak sejumlah rumah di dua kecamatan di Cilacap.

Tayang:
ISTIMEWA/BPBD CILACAP
RUMAH RUSAK - Rumah warga Panulisan, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, rusak akibat hujan deras disertai angin kencang, Jumat (2/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Hujan deras disertai angin kencang merusak sejumlah rumah di dua kecamatan di Cilacap.
  • Satu keluarga terpaksa mengungsi.
  • BPBD Cilacap turun tangan memberi bantuan.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Hujan deras disertai angin kencang merusak sejumlah rumah di Kecamatan Patimuan dan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, di awal tahun 2026.

Cuaca buruk dengan intensitas hujan sedang hingga lebat dan hembusan angin kencang terjadi dalam durasi cukup lama, dirasakan warga sejak Kamis (1/1/2026) hingga Jumat (2/1/2026).

Di Desa Patimuan, Kecamatan Patimuan, angin kencang merusak atap rumah milik Turmono (55) dengan ukuran bangunan 6 x 9 meter sehingga sebagian rumah tidak dapat ditempati sementara waktu.

Sementara itu, di Desa Panulisan Timur, Kecamatan Dayeuhluhur, hujan deras disertai angin kencang selama kurang lebih lima jam menyebabkan rumah permanen milik Imoh Rasimah (72) roboh pada bagian ruang tengah dan dapur.

Baca juga: Seniman Cilacap Lega, Gedung Graha Pemuda Disulap Jadi Gedung Kesenian

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Taryo mengatakan, kondisi bangunan yang sudah lapuk menjadi faktor yang memperparah dampak cuaca ekstrem tersebut.

"Bangunan yang konstruksinya sudah tua sangat rentan mengalami kerusakan ketika hujan berlangsung lama dan disertai angin kencang," kata Taryo, Jumat (2/1/2026).

Akibat kejadian di Kecamatan Dayeuhluhur, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp20 juta dan satu keluarga terpaksa mengungsi sementara ke rumah saudara.

Taryo menjelaskan, BPBD Cilacap langsung melakukan peninjauan lokasi kejadian bersama UPTD PKBD, Forkopimcam, pemerintah desa, dan unsur relawan untuk memastikan kondisi warga terdampak.

"Langkah awal yang kami lakukan adalah asesmen cepat, pendataan kerusakan, serta memastikan keselamatan warga agar tidak ada korban jiwa," ujarnya.

Baca juga: Awas Potensi Bibit Siklon di Selatan Cilacap, Bisa Picu Ombak Tinggi

Selain itu, BPBD juga melakukan koordinasi lintas sektor untuk penanganan darurat, termasuk pemasangan terpal sebagai penutup sementara dan dukungan logistik dasar bagi warga.

BPBD Cilacap juga mengimbau pemerintah desa dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.

"Kami meminta masyarakat tetap waspada terhadap hujan lebat dan angin kencang, terutama saat malam dan dini hari," kata Taryo. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved