Kamis, 23 April 2026

Berita Purbalingga

Sehari Dua Kali Kebakaran di Purbalingga, Rumah dan Pabrik Hangus

Kebakaran tersebut masing-masing menimpa sebuah pabrik di Kecamatan Kalimanah dan rumah warga di Kecamatan Kejobong

Tribun Banyumas
Kebakaran — Petugas pemadam kebakaran saat memadamkan api di CV Phoenix Agung Prima, di Jalan Gerilya, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga yang terbakar pada Selasa (23/12/2025) dini hari. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA — Dua peristiwa kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Purbalingga dalam satu hari, Selasa (23/12/2025). Kebakaran tersebut masing-masing menimpa sebuah pabrik di Kecamatan Kalimanah dan rumah warga di Kecamatan Kejobong. 


Kasi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Purbalingga, Arif Wahyudi mengatakan, pihaknya pertama kali menerima laporan sekitar pukul 00.18 WIB.


"Objek yang terbakar yaitu CV Phoenix Agung Prima, di Jalan Gerilya, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga," katanya saat dikonfirmasi Tribunbanyumas.com, Selasa (23/12/2025). 


Menurutnya, kebakaran CV pengolah kayu tersebut terjadi pada bagian silo atau tempat penyimpanan serbuk , tepatnya di area back kantong silo dan back filter. 


"Awalnya karyawan melihat adanya percikan api. Mereka sempat melakukan pemadaman secara manual, namun api terus membesar sehingga pihak perusahaan pun menghubungi petugas damkar," jelasnya.


Petugas pun dengan cepat bergerak dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 02.45 WIB. Dari hasil penanganan, sekitar 90 persen bahan baku di dalam silo terbakar, sementara 10 persen berhasil diselamatkan. 


"Tidak ada korban jiwa atau luka. Proses pemadaman juga berjalan aman dan terkendali," katanya. 


Sementara itu, kebakaran lainnya juga terjadi di sebuah rumah warga bernama Ruwiyah (58) di Desa Lamuk, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga sekitar pukul 08.07 WIB. 


"Api diduga berasal dari sisa bara api tungku kayu bakar yang masih menyala setelah digunakan memasak," ujarnya. 


Pemilik rumah diketahui sempat memastikan api sudah padam, namun ternyata masih ada bara yang kemudian menyambar kayu di sekitar tungku.

Baca juga: Perbaikan Jalan Sunan Ampel Purwokerto Permudah Mobilitas Warga Jelang Nataru


Kemudian, api pun dengan cepat membesar dan menghanguskan dapur rumah yang berukuran 8x7 meter tersebut. Selain itu, bagian atap belakang rumah warga di sebelah kanan dan kiri juga ikut terdampak. 


Untuk menangani kejadian ini, dua tim dari Pos Purbalingga dan Rembang diterjunkan ke lokasi dengan dua unit mobil damkar, serta satu unit tangki air dari BPBD.


"Api berhasil padam sekitar pukul 09.05 WIB. Tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam kejadian ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp20 juta," tuturnya. 


Atas kejadian ini, pihaknya mengimbau agar masyarakat lebih waspada, terutama saat menggunakan sumber api terbuka, seperti tungku kayu bakar, serta memastikan kondisi api benar-benar aman sebelum meninggalkan rumah.

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved