Selasa, 28 April 2026

Berita Cilacap

Jelang Nataru Diprediksi Ada Lonjakan Penumpang di Terminal Karangpucung dan Kroya Cilacap

Dinas Perhubungan Kabupaten Cilacap memprediksi lonjakan penumpang akan terjadi di beberapa terminal

Tribun Banyumas/Rayka Diah Setianingrum
Terminal Karangpucung - Kondisi Terminal Karangpucung jelang libur Nataru. Diprediksi Terminal Karangpucung akan ramai saat Nataru. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP – Transportasi darat masih menjadi andalan masyarakat saat melakukan perjalanan mudik dan libur Natal 2024 serta Tahun Baru 2025, dengan sejumlah terminal di Kabupaten Cilacap diprediksi mengalami peningkatan aktivitas penumpang.


Dinas Perhubungan Kabupaten Cilacap memprediksi lonjakan penumpang akan terjadi di beberapa terminal, seperti Terminal Kroya dan Terminal Karangpucung, yang melayani angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP).


Kepala UPT Terminal Dishub Cilacap, Masikhin Jafar, mengatakan pihaknya tidak melakukan persiapan khusus menjelang libur akhir tahun, namun tetap mengantisipasi potensi kepadatan di terminal yang dinilai ramai dan strategis.


“Tidak ada persiapan khusus, tapi kami memprediksi dua terminal yang ramai itu Terminal Kroya dan Karangpucung karena fokusnya arus balik, dan dua terminal tersebut melayani bus AKAP,” ujar Jafar, Kamis (18/12/2025).


Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Dishub Cilacap akan berkoordinasi dengan perusahaan otobus (PO) guna menyiapkan armada cadangan apabila terjadi penumpukan penumpang.


“Dari Dishub hanya mengantisipasi dan berkoordinasi dengan jasa angkutan, kalau ada penumpang yang tidak terlayani, kami koordinasikan dengan PO bus untuk menyiapkan bus cadangan,” jelasnya.

Baca juga: Gerakan Ayah Ambil Rapor Diprotes, tak Ada Empati dan Bikin Sedih Anak Yatim


Selain pengaturan angkutan, Dishub Cilacap juga menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk melakukan pemeriksaan urine terhadap awak kendaraan, khususnya sopir bus, sebagai langkah memastikan keselamatan perjalanan selama Nataru.


“BNN melakukan cek urine untuk awak kendaraan, baik sopir maupun kenek, yang utamanya pengemudi, demi keselamatan,” kata Jafar.


Pemeriksaan urine tersebut dilakukan secara sampling dan tidak di seluruh terminal, melainkan di terminal yang dinilai ramai dan banyak dilalui bus lintasan.


Dishub Cilacap mengambil sampel pemeriksaan di tiga wilayah, yakni Terminal Adipala untuk wilayah timur, Terminal Sidareja untuk wilayah tengah, dan Terminal Karangpucung untuk wilayah barat.


“Untuk wilayah timur Adipala, wilayah tengah Sidareja, dan wilayah barat Karangpucung, karena terminal itu ramai dan sering dilewati,” ungkapnya.


Menurut Jafar, Terminal Karangpucung dipilih sebagai lokasi pemeriksaan karena menjadi titik lintasan sejumlah trayek bus dari berbagai daerah, termasuk bus dari Kawunganten, Kedungreja, Sidareja, hingga bus rute Cilacap–Jakarta via Bandung dan jalur selatan.


“Karangpucung itu pasti dilewati, bahkan bus Cilacap–Jakarta lewat Bandung dan jalur selatan juga mampir ke Terminal Karangpucung, jadi kita ceknya di sana,” jelasnya.


Pemeriksaan urine awak bus di Terminal Karangpucung dijadwalkan berlangsung pada 23 Desember 2025 dengan target pemeriksaan sekitar 50 sampel, menyesuaikan kondisi di lapangan.


“Kan itu hanya sampel, tidak harus semua, nanti disesuaikan,” pungkas Jafar.


Dishub Cilacap berharap rangkaian antisipasi tersebut dapat menjaga keamanan, keselamatan, dan kelancaran perjalanan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru. (ray)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved