Selasa, 9 Juni 2026

Berita Cilacap

Harga Bahan Pokok di Cilacap Stabil Jelang Nataru, Stok LPG 3 Kg Bakal Ditambah

Pemkab Cilacap memastikan, harga bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru stabil dan stok aman. Bahkan, LPG 3 kg akan mendapat tambahan.

Tayang:
Tribun Banyumas/Rayka Diah Setianingrum
ILUSTRASI PASAR TRADISIONAL - Pedagang sayur di pasar tradisional di Cilacap, Jawa Tengah, melayani pembeli. Pemkab Cilacap memastikan, stok sembako saat Natal dan Tahun Baru di wilayah tersebut aman. 
Ringkasan Berita:

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap memastikan harga pangan menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 stabil.

Begitu pula ketersediaan bahan pokok dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Cilacap Ferry Adhi Dharma mengatakan, peningkatan permintaan masyarakat jelang Nataru telah diantisipasi melalui pengendalian inflasi, pengamanan pasokan, serta pengawasan distribusi di lapangan.

"Pemerintah daerah terus melakukan langkah-langkah konkret agar harga tetap stabil, inflasi terkendali, dan ketersediaan bahan pokok mencukupi selama periode Nataru," kata Ferry.

Baca juga: Hasil Kajian Geologi, 54 Rumah di Cibeunying Cilacap Masuk Zona Merah Longsor. Harus Direlokasi

Berdasarkan data terbaru, inflasi Kabupaten Cilacap pada November 2025 tercatat sebesar 0,14 persen secara bulanan (MtM), dengan inflasi tahun kalender mencapai 2,25 persen dan inflasi tahunan (YoY) sebesar 2,78 persen.

Stok LPG Hingga Sembako Aman

Ferry mengatakan, Pemkab Cilacap juga memastikan ketersediaan LPG 3 kilogram dalam kondisi aman dengan total kuota 2025 lebih dari 17 juta tabung.

Proyeksi realisasi hingga akhir tahun mencapai lebih dari 18 juta tabung, termasuk penambahan dropping untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan Nataru.

Di sisi pangan strategis, stok beras di Kabupaten Cilacap per 15 Desember 2025 tercatat mencapai 23.099 ton yang tersebar di sejumlah gudang Bulog dan mitra, sehingga dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Polresta Cilacap Buka 10 Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru, Berikut Lokasinya

Untuk menjaga daya beli masyarakat, Pemkab Cilacap menyalurkan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan realisasi sepanjang Januari hingga pertengahan Desember 2025 mencapai lebih dari 6,3 juta kilogram beras melalui berbagai saluran penjualan resmi.

Selain itu, berbagai bantuan sosial pangan seperti PKH, BPNT, BLT Sementara, dan DBHCHT juga disalurkan kepada ratusan ribu keluarga penerima manfaat guna menekan dampak gejolak harga.

"Kolaborasi lintas sektor terus kami perkuat, mulai dari operasi pasar, gerakan pangan murah, monitoring harga harian, hingga komunikasi publik agar masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan," ujar Ferry.

Pemkab Cilacap berharap, upaya pengendalian harga dan pengamanan pasokan ini dapat menjaga stabilitas ekonomi daerah serta memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menyambut Natal dan Tahun Baru. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved