Selasa, 28 April 2026

Berita Jateng

BI Purwokerto Bagi Tips Belanja Bijak Jelang Natal dan Tahun Baru

Ia memilih berbelanja terencana, menyiapkan bahan makanan (Food Preparation) untuk satu minggu, dan menghindari panic buying

Tribun Jateng/Permata Putra Sejati
BELANJA BIJAK - Seorang ibu rumah tangga saat belanja di salah satu pusat perbelanjaan di Purwokerto, Selasa (16/12/2025). Geliat belanja masyarakat di wilayah eks-Karesidenan Banyumas mulai menunjukkan peningkatan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS- Belanja mingguan senilai Rp200 ribu menjadi cara Aprillia (35), seorang ibu rumah tangga asal Purwokerto, menjaga dapur tetap berasap tanpa harus khawatir lonjakan harga menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. 


Ia memilih berbelanja terencana, menyiapkan bahan makanan (Food Preparation) untuk satu minggu, dan menghindari panic buying yang kerap terjadi di akhir tahun.


Geliat belanja masyarakat di wilayah eks-Karesidenan Banyumas mulai menunjukkan peningkatan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. 


Fenomena musiman ini menjadi perhatian Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Purwokerto karena berpotensi memicu tekanan harga dan inflasi daerah apabila tidak disikapi secara bijak.


Bank Indonesia menilai lonjakan konsumsi tanpa perencanaan dapat berdampak pada ketidakseimbangan permintaan dan pasokan di pasar.


Menyikapi kondisi tersebut, KPwBI Purwokerto secara konsisten mengajak masyarakat menerapkan pola belanja bijak, yakni berbelanja sesuai kebutuhan dan kemampuan, bukan sekadar mengikuti keinginan atau tren musiman.


Belanja bijak dinilai sebagai langkah sederhana namun efektif menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga sekaligus membantu mengendalikan inflasi daerah.


Tidak sekadar menahan konsumsi, belanja bijak juga menekankan pentingnya memahami prioritas pengeluaran.


Masyarakat didorong menyusun anggaran belanja, menghindari panic buying, memanfaatkan promo secara cerdas, serta mendukung produk UMKM lokal sebagai bagian dari konsumsi yang bertanggung jawab.


Salah satu contoh penerapan belanja bijak disampaikan Aprillia (35), seorang ibu rumah tangga di Purwokerto. 


Ia mengaku rutin berbelanja kebutuhan dapur seminggu sekali dengan perencanaan matang.


"Saya belanja seminggu sekali, biasanya buat food preparation untuk satu minggu. 


Anggarannya sekitar Rp200 ribu, sudah termasuk ayam, ikan, dan udang yang dibagi untuk satu minggu," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (16/12/2025).


Aprillia menambahkan, telur selalu tersedia sebagai stok di rumah, dengan kebutuhan sekitar 1 hingga 2 kilogram per minggu. 


Sementara untuk sayuran, ia menyesuaikan dengan menu harian dan memanfaatkan kebun rumah sebagai sumber tambahan.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved