Selasa, 2 Juni 2026

Berita Jateng

Wisuda Angkatan ke-IV UNIKMA 2025, Peraih Beasiswa KTP Ikut Pakai Toga

Universitas Komputama (UNIKMA) Cilacap menggelar Wisuda Angkatan Ke-IV, Rabu (10/12/2024).

Tayang:
Editor: khoirul muzaki
Tribun Banyumas
Universitas Komputama (UNIKMA) Cilacap menggelar Wisuda Angkatan Ke-IV, Rabu (10/12/2024). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, Universitas Komputama (UNIKMA) Cilacap menggelar Wisuda Angkatan Ke-IV, Rabu (10/12/2024).

Acara ini menjadi tonggak bersejarah sebagai wisuda pertama setelah lembaga beralih status dari sekolah tinggi menjadi universitas.

Wakil Rektor UNIKMA Cilacap, Kusnana, M.Kom., mengatakan, wisuda ini memiliki dua momen spesial.

Pertama, sebagai perayaan pertama dengan status universitas.

Kedua, sebagai wisuda perdana bagi lulusan program unggulan kampus, yaitu Kuliah Tani Pondok (KTP).

“Program KTP ini menjadi beasiswa unggulan di kampus kami karena memadukan tiga elemen penting dalam pembentukan karakter mahasiswa sebagai calon generasi pemimpin,” jelas Kusnana.

Tiga elemen tersebut adalah program kuliah reguler, program pertanian yang mendukung ketahanan pangan nasional, dan program pondok pesantren salaf untuk pembentukan akhlakul karimah.

Program ini dirancang untuk menciptakan generasi yang unggul secara teknologi, mandiri di sektor pangan dengan pertanian modern, dan memiliki akhlak yang baik.

“Kami berharap dari program KTP ini akan muncul generasi yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki fondasi keagamaan yang kuat,” ujar Kusnana.

Menariknya, program perdana KTP ini telah menarik minat mahasiswa dari luar daerah, salah satunya dari Demak, Jawa Tengah.

Menurut Kusnana, hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kampus. Total terdapat enam mahasiswa program KTP yang diwisuda kali ini.

Apa itu Beasiswa KTP UNIKMA

Sistem beasiswa KTP yang ditawarkan UNIKMA sangat komprehensif. Para mahasiswa dibebaskan dari seluruh biaya pendidikan (kuliah gratis), mendapatkan subsidi bahan makanan pokok bulanan, serta bebas biaya kegiatan pondok pesantren.

Sebagai bentuk kontribusi, mahasiswa mengabdi di lahan pertanian yang dikelola yayasan, yang justru menjadi media pembelajaran langsung.

“Keberadaan kegiatan pertanian ini menjadi ruang belajar mereka. Kami tidak serta-merta memanfaatkan tenaga, tetapi mereka belajar pertanian dari akarnya,” ujar Kusnana.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved