Berita Purbalingga
Punya Gedung Megah, Kemenhaj Resmi Berdiri di Purbalingga
Kemenhaj kini telah resmi berdiri sendiri dan sedang memasuki fase pemenuhan struktur dan SDM.
Penulis: Farah Anis Rahmawati | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA — Proses transisi kelembagaan dari Kementerian Agama (Kemenag) ke Kementrian Haji (Kemenhaj) mulai berjalan di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Purbalingga.
Kepala Kemenhaj Purbalingga, Ani Mufarokhah mengungkapkan bahwa, Kemenhaj kini telah resmi berdiri sendiri dan sedang memasuki fase pemenuhan struktur dan SDM.
"Alhamdulillah, per 28 November kemarin, Kemenhaj telah melantik 20 Kepala Kantor Kemenhaj di Jawa Tengah," ujarnya saat dijumpai di Kantor Kemenhaj, Rabu (10/12/2025).
Ani mengatakan, dirinya resmi beralih status dan menepati kantor Kemenhaj Purbalingga per 1 Desember 2025 dan saat ini masih dibantu oleh pejabat lainnya yang berstatus sebagai Plt.
"Teman-teman dari PHU sementara masih tetap membantu. Namun, secara regulasi harus tetap ada kepastian hukum untuk perpindahan mereka. Alhamdulilah, dari Purbalingga ada tiga personel yang bersedia pindah. Tinggal menunggu proses peralihan SDM nya," katanya.
Di bulan Desember ini, pihaknya mengatakan akan fokus untuk melakukan peralihan SDM, sekaligus menunggu usulan pejabat eselon IV.
"Sampai sekarang, kami masih menunggu usulan pejabat eselon IV. Mudah-mudahan akhir bulan ini sudah clear dan Januari semua bisa berjalan optimal," ujarnya.
Terkait mekanisme pengisian jabatan sendiri, Ani mengatakan masih menunggu keputusan dari pusat.
"Apakah penunjukan atau dari teman-teman yang sudah asesmen di Kemenag, atau dari kementrian lain, kami belum tahu. Juknis dan juklak perpindahan antar instansi juga belum ada," jelasnya.
Sebelumnya, Kanwil telah membuka peluang bagi ASN Kemenag ataupun instansi lain yang berminat pindah ke Kemenhaj. Namun, prosesnya tetap menunggu regulasi.
Meskipun struktur masih berproses, Ani memastikan pelayanan haji tetap berjalan optimal.
"Alhamdulilah sejak masa transisi sampai sekarang tidak ada kendala. Teman-teman dari PHU juga masih membantu meski secara regulasi mereka masih bagian dari Kemenag. Kepala Kemenag juga memberikan kebijakan agar mereka tetap bertugas di Kemenhaj," katanya.
Mengenai lokasi kantor, Ani mengatakan, kantor Kemenhaj Purbalingga saat ini menempati bangunan yang terpisah dari Kemenag. Namun, untuk penetapan asetnya masih menunggu keputusan dari Sekjen Kemenag.
"Untuk aset, kami masih menunggu dari Sekjen Kemenag. Tapi kalau sampai nanti ditetapkan disetujui atau tidak, kami masih diberikan kesempatan disini. Itu kebijakan dari Kepala Kemenag, sampai likuidasi aset selesai ini tetap ditempati kami. Kalaupun nanti kami harus menempati kantor lain, saya rasa Pemda ataupun Kemenhaj sendiri tidak akan tinggal diam untuk mencarikan tempat yang layak. Mudah-mudahan saja kita tetap disini," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Gedung-Kemenhaj-Purbalingga.jpg)