Kebumen Berdaya

Longsor di Logandu Kebumen Seret Pos Ronda, Warga Diimbau Waspada

Tebing di bahu Jalan Raya Karanggayam–Kebakalan, Desa Logandu, Kecamatan Karanggayam, dilaporkan longsor setelah hujan deras turun

Editor: khoirul muzaki
Tribunnews.com
Tebing di bahu Jalan Raya Karanggayam–Kebakalan, Desa Logandu, Kecamatan Karanggayam, dilaporkan longsor setelah hujan deras turun pada Selasa sore, 2 Desember 2025. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN- Tebing di bahu Jalan Raya Karanggayam–Kebakalan, Desa Logandu, Kecamatan Karanggayam  longsor setelah hujan deras turun pada Selasa sore, 2 Desember 2025. 

Longsoran sepanjang 21 meter dengan lebar dua meter dan tinggi sekitar lima meter itu menyeret satu bangunan pos ronda yang berada di dekat lokasi.

Disampaikan Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian yang berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB tersebut.

“Tebing di sisi jalan ambles akibat curah hujan tinggi. Pos ronda di dekatnya ikut terseret material longsor. Petugas Polsek Karanggayam langsung melakukan pengecekan,” kata Kompol Faris Budiman, Rabu 3 Desember 2025.

Petugas gabungan yang terdiri dari Plt. Kapolsek Karanggayam Ipda Samun, Kanit Binmas Aiptu Hari Cahyono, Bripka Senpi Buen, Bhabinsa Serma Mustolih, tim BPBD Kebumen, serta perangkat Desa Logandu segera mendatangi lokasi dan memastikan keamanan warga. Petugas gabungan memastikan kondisi jalan dan memetakan risiko longsor susulan.

Menurut informasi, kondisi tanah mulai labil sejak beberapa hari terakhir. Tidak ada warga yang menjadi korban, namun kerusakan material diperkirakan mencapai jutaan rupiah. 

Baca juga: Bus Pariwisata Tabrak Truk Kontainer di Tol Pejagan Pemalang, Kernet Tewas

Sebagai langkah awal, Polsek Karanggayam memasang rambu peringatan rawan longsor di sekitar area terdampak. Polisi juga berkoordinasi dengan Pemerintah Desa dan Dinas PUPR Kebumen untuk penanganan lanjutan.

“Untuk sementara, rambu peringatan kami pasang agar pengguna jalan lebih berhati-hati," ujarnya Kompol Faris. 

Pihak kepolisian mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi yang tinggal di sekitar tebing dan bantaran sungai. Fenomena pergerakan tanah atau retakan kecil diminta segera dilaporkan kepada aparat desa maupun kepolisian.

“Curah hujan diperkirakan masih tinggi dalam beberapa waktu ke depan. Kami minta masyarakat waspada dan lebih peka terhadap tanda-tanda awal longsor,” pungkas Kompol Faris.

Sumber: Tribun Banyumas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved