Berita Cilacap
Operasi Zebra Candi 2025, Ratusan Pengendara Melanggar Didominasi Anak Muda
Kesibukan lalu lintas di Cilacap kembali menjadi sorotan setelah sejumlah pelanggaran terjaring selama Operasi Zebra Candi 2025.
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP – Kesibukan lalu lintas di Cilacap kembali menjadi sorotan setelah sejumlah pelanggaran terjaring selama Operasi Zebra Candi 2025.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Cilacap, IPTU Adim Haryoko mengatakan, penindakan melalui Electronic Traffic Lights Enforcement (ETLE) masih menjadi temuan terbesar.
"Selama sembilan hari operasi, ada 681 tilang ETLE dan 520 teguran," ujarnya, Kamis (27/11/2025).
Ia mengungkapkan sebagian besar pelanggaran berasal dari pengendara yang tidak memakai helm saat melintas.
"Pelanggaran ini banyak dilakukan usia 15 sampai 30 tahun dan sering terjadi pada jam pulang sekolah hingga sore," kata Adim.
Polisi juga mencatat pelanggaran lain seperti putar arah sembarangan, menerobos lampu lalu lintas, dan penggunaan knalpot brong.
"Tiga jenis pelanggaran ini cukup dominan dan terus kami tindak," ujarnya.
Adim menambahkan, empat kecelakaan lalu lintas terjadi selama periode operasi tahun ini.
"Tidak ada korban meninggal maupun luka berat, tetapi sembilan orang mengalami luka ringan," katanya.
Kerugian materi akibat kecelakaan mencapai Rp 2 juta.
"Jumlahnya kecil, tetapi setiap kecelakaan tetap kami evaluasi," ujar Adim.
Baca juga: Ambles dan Berbahaya Dilalui, Warga Berharap Jembatan Cacaban Kebumen Diperbaiki
Ia menegaskan, operasi ini mengutamakan keselamatan masyarakat di jalan raya.
"Kami ingin pengguna jalan memahami bahwa keselamatan adalah kebutuhan bersama," katanya.
Penguatan pengawasan berbasis ETLE akan terus dilakukan untuk menekan pelanggaran yang berpotensi menimbulkan fatalitas.
"ETLE menjadi alat bantu yang objektif dan efektif dalam penindakan," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/operasi-candi-cilacap-2025-m.jpg)