Berita Cilacap
Duh, Seorang Balita dan 14 Remaja di Cilacap Terdeteksi Mengidap HIV/AIDS
Seorang balita dan 14 remaja di Cilacap terdeteksi mengidap HIV/AIDS. Mereka pun harus menjalani pengobatan seumur hidup.
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP – Seorang balita dan 14 remaja usia 15 hingga 19 tahun di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, terdeteksi mengidap HIV/AIDS.
Sepanjang 2025, Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kabupaten Cilacap mencatat 128 kasus baru HIV/AIDS.
Saat ini, total pasien HIV/AID di Cilacap yang masih menjalani pengobatan mencapai 1.080 orang.
Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Langsung (P2PL) Imunisasi dan Kebencanaan Dinkes Cilacap, Hutomo Eko Prasetyo mengatakan, lonjakan kasus terbanyak terjadi pada kelompok usia produktif.
"Dari total kasus baru tersebut, 99 pasien berada pada rentang usia 20 sampai 49 tahun," ungkap Hutomo, Sabtu (6/9/2025).
Sementara, 14 kasus ditemukan pada kelompok usia di atas 50 tahun.
Yang memprihatinkan, satu kasus ditemukan pada balita dan 14 kasus lain pada remaja usia 15 hingga 19 tahun.
Hutomo menegaskan, jumlah pasien yang masih menjalani terapi Antiretroviral (ARV) mencerminkan tingginya beban kesehatan di masyarakat.
ARV adalah obat yang harus dikonsumsi pasien HIV/AIDS untuk menekan perkembangan virus sekaligus mencegah penularan ke orang lain.
Obat ARV ini harus dikonsumsi seumur hidup olah penderita HIV/AIDS.
Pencegahan
Untuk menekan angka kasus HIV/AIDS, Hutomo mengungkap pentingnya langkah pencegahan.
Dia mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup sehat serta menjauhi perilaku berisiko.
"Gunakan alat pelindung, hindari seks bebas, dan jangan pernah bergantian jarum suntik," jelasnya.
Dinkes KB Cilacap terus menggencarkan edukasi terkait bahaya HIV/AIDS melalui berbagai program masyarakat.
Menurut Hutomo, pemeriksaan dini dan konseling sukarela menjadi kunci dalam menekan penyebaran penyakit ini.
"Kami berkomitmen memperluas akses layanan tes sekaligus pendampingan agar kasus HIV/AIDS tidak terus bertambah," tegasnya. (*)
| 30 Tahun tak Tersentuh Pemerintah, Warga Gandrungmangu Cilacap Nekat Bangun Jalan Sendiri |
|
|---|
| Warga Demak Tewas di Halaman Hotel di Sampang Cilacap, Dikeroyok saat Pesta Miras |
|
|---|
| Peradi Cilacap Gerak Cepat Sosialisasi KUHP Baru kepada Advokat |
|
|---|
| Korban Kebakaran Rita Pasaraya Cilacap Cahyanto Ngaku Diabaikan, Siap Gugat |
|
|---|
| Gereja Dijaga Polisi, Umat Kristiani Cilacap Khusyuk Ibadah Jumat Agung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Ilustrasi-tes-HIVAIDS.jpg)