TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, mendesak pemerintah pusat untuk segera merealisasikan anggaran pembebasan lahan untuk proyek strategis Tol Pejagan-Cilacap.
Desakan ini ia sampaikan langsung dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Infrastruktur di Jakarta, setelah dirinya berhasil mendapatkan investor dari BUMN China yang siap mendanai pembangunan fisik tol tersebut.
Proyek ini terkendala karena pihak investor tidak bisa membiayai pembebasan lahan.
Baca juga: Rayu Menteri AHY Wujudkan Tol Pejagan-Cilacap, Bupati Banyumas: Kasihanilah Kami Kabupaten Miskin
Kasihanilah Kami, Empat Kabupaten MiskinĀ
Dalam rapat yang juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Sadewo menekankan pentingnya tol ini untuk mendongkrak perekonomian di empat kabupaten di Jawa Tengah bagian selatan.
"Harapan saya, ini empat kabupaten miskin, Mas Menteri, jadi kasihanilah kami," kata Sadewo dalam forum tersebut, merujuk pada Brebes, Tegal, Banyumas, dan Cilacap.
Ia pun melontarkan pernyataan tajam terkait tanggung jawab pendanaan antara daerah dan pusat.
"Kalau bisa, ya, APBN lah. Masak bupatinya sudah bisa mencarikan investor dari China, dari pemerintah pusat tidak bisa nyari uang untuk pembebasan lahan? Saya yakin, Mas Menteri bisa," tegasnya.
Kunci Pembangunan Kawasan IndustriĀ
Sadewo begitu gigih memperjuangkan tol ini karena menjadi kunci untuk pengembangan dua kawasan industri baru yang direncanakan oleh Pemkab Banyumas, yaitu di Wangon dan Ajibarang.
Menurutnya, ketersediaan akses tol akan meningkatkan minat investor untuk menanamkan modal di kawasan tersebut, yang pada akhirnya akan menyerap banyak tenaga kerja.
"Makanya saya teriak-teriak soal jalan tol karena ini saling terkait (dengan kawasan industri dan masalah pengangguran)," kata Sadewo dalam kesempatan berbeda.
Saat ini, perencanaan Tol Pejagan-Cilacap sepanjang 93 kilometer tersebut telah memasuki tahap penyusunan detail engineering design (DED).
Nasib Tol Pejagan-Cilacap dan Yogya-Cilacap
Nasib sejumlah proyek infrastruktur strategis di Jawa Tengah bagian selatan (Jasela), termasuk Tol Pejagan-Cilacap dan Tol Yogyakarta-Cilacap, akan dibahas dalam rapat tingkat tinggi pekan depan.
Rapat koordinasi (rakor) yang akan digelar di Jakarta, Rabu (13/8/2025) ini akan dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Anggota DPD RI asal Jawa Tengah, Abdul Kholik, mengatakan, rakor ini akan mempertemukan empat gubernur dari DKI Jakarta, Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Barat, serta para bupati dari kawasan Jasela.
Upaya Kurangi Ketimpangan Utara-SelatanĀ
Abdul Kholik menjelaskan, rakor yang diinisiasi oleh DPD RI ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan di wilayah selatan Jawa agar tidak tertinggal dari wilayah pantai utara (Pantura).
Baca tanpa iklan