"Alhamdulillah enggak ada korban yang cukup signifikan," jelasnya.
Siap Dipanggil Dewan
Dalam wawancara itu, Sudewo juga menanggapi keputusan DPRD Pati menggunakan hak angket.
Diketahui, DPRD Pati telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket untuk menyelidiki kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB0P2.
Keputusan ini diambil DPRD Pati dalam rapat paripurna, Rabu siang.
"Hak angket itu kan memang salah satu (hak) yang dimiliki DPRD, jadi saya menghormati hak itu yang dijalankan oleh DPRD," kata politisi dari Gerindra ini.
Ia juga memastikan, siap hadir jika sewaktu-waktu dipanggil dewan.
"Siap memberi keterangan," kata Sudewo.
Minta Maaf
Dalam kesempatan itu, Sudewo kembali meminta maaf.
Menurutnya, aksi demo besar-besaran hari ini menjadi peristiwa yang memberinya dan masyarakat Pati pembelajaran penting.
Sudewo mengaku sudah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Pati.
"Saya sudah sampaikan tadi bahwa ini permohonan maaf saya, kemudian ini merupakan pembelajaran bagi saya," ucapnya.
"Ke depan, saya akan berbuat baik."
"Dan juga, saya harapkan, pembelajaran bagi seluruh rakyat Kabupaten Pati."
"Jangan sampai, peristiwa semacam ini terjadi kembali," tambahnya.
Baca juga: Siapa Pengganti Sudewo Jika Mundur dari Jabatan Bupati Pati? Begini Mekanisme dan Aturannya
Ia mengingatkan semua pihak untuk menjaga situasi kondusif dan tidak mudah terprovokasi.
Baca tanpa iklan