Pelatih PSIS, Gilbert Agius menambahkan, laga melawan Borneo FC bukan perkara mudah.
Hal ini karena tim Pesut Etam selain dihuni pemain-pemain berkualitas, tim asal Kalimantan Timur itu masih berambisi naik ke posisi lima besar klasemen akhir.
Makanya, kata dia, timnya telah menyiapkan strategi untuk meredam serangan agresif Borneo FC yang dikenal mengandalkan kecepatan lini depannya.
"Borneo FC tim yang sangat bagus, punya pemain bagus."
"Mereka masih berjuang untuk 4 besar."
"Hal yang normal jika besok akan jadi laga yang sulit," kata Gilbert dalam jumpa pers Kamis (24/4/2024).
"Di sisi lain, kami juga harus berkaca pada diri sendiri kita sudah tidak menang dalam waktu yang lama.
Dan itu berpengaruh pada mental, konsentrasi, dan kepercayaan diri pemain," kata dia.
Adapun soal persiapan, ia menyebut sejauh ini berjalan lancar.
Beberapa pemain yang sempat absen juga sudah bisa dimainkan dalam laga melawan Borneo FC seperti Boubakary Diarra, Wildan Ramdhani, dan Delfin Rumbino.
Satu nama yang dipastikan absen yakni Riyan Ardiansyah karena hukuman akumulasi kartu.
"Persiapan kami berjalan bagus, para pemain dalam keadaan fit."
"Tentu kami harap besok menjadi pertandingan yang bagus," ucapnya.
Sementara itu, pemain PSIS Gali Freitas menegaskan, ia dan rekan setimnya siap untuk laga menghadapi Borneo FC.
"Kami tentu usahakan yang terbaik untuk besok melawan Borneo FC."
"Motivasi kami tentu selalu berusaha memberikan yang terbaik."
"Saat ini kami di situasi yang kurang bagus."
"Sebagai pemain kami mencoba berusaha maksimal," katanya. (*)
Baca juga: Deretan Pemain PSIS yang Baru Bisa Dimainkan Kontra Borneo FC, Sebelumnya Absen Lawan Semen Padang