TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Beredar kabar klub sepak bola kebanggan masyarakat ngapak Banyumas, Persibas Banyumas, dijual.
Bahkan, klub yang kini tengah berlaga di Liga 3 itu telah ditawarkan ke pemilik Bali United.
Biaya klub yang tinggi diduga menjadi alasan manajemen mengangkat bendera putih.
Namun, kabar penjualan Persibas Banyumas dibantah Ketua Umum Persatuan Sepakbola Indonesia Banyumasan (Persibas), Sutarno.
Hanya saja, Sutarno mengatakan, pihaknya tengah mencari investor untuk mengarungi kopetisi Liga 3 musim 2024/2025.
"Yang menjual siapa? Ada yang tanya, Persibas tidak dijual, (kabar dijual) itu tidak benar," kata Sutarno, Rabu (21/8/2024).
Baca juga: Selamat Datang PSCS Cilacap di Liga 3, Derby Ngapak Bakal Ketemu Persibas, Persibangga, Persibara
Sutarno mengatakan, sudah ada ada investor dari Jakarta yang melirik klub berjuluk Laskar Bawor itu.
"Jadi, yang benar, nanti ada investor yang mau mendanai Persibas, investor dari Jakarta. Kemarin mau survei tetapi belum jadi," imbuh dia.
Sutarno menegaskan, meski ada investor, home base Persibas ataupun nama Persibas tidak berubah.
"Jadi, nanti, paling mengurus kaya jadi manager, presiden Persibas atau apa itu, kalau ada yang mau gitu kan kami welcome saja, toh nanti namanya tetap bawa Banyumas, Persibas."
"Dijual itu tidak bisa, jadi nanti ada orang yang mau, base-nya tetep di Pruwokerto, ini juga baru mau disurvei," jelasnya.
Butuh Dana Miliaran
Sutarno mengakui, sempat melobi pemilik Bali United yang dinilai memiliki dana cukup besar untuk berinvestasi di Persibas Banyumas.
"Itu kalau mau, maksud saya menjadi Direktur Persibas. Jadi, nanti yang mengelola, yang membiayai, mendanai itu semua."
"Kenapa? Karena anggaran sepakbola itu miliaran, sedangkan pemerintah daerah informasinya tidak ada anggaran," terangnya.
Baca tanpa iklan