TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA – Pelonggaran tak menurunkan pemain U-23 dalam starting line up di kompetisi Liga 1 tak serta merta membuat klub-klub melepas pemain usia tersebut.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Endri Erawan mengatakan, masih ada klub yang enggan melepas pemain mereka ke tim nasional (Timnas) Indonesia U-23 menghadapi Piala Asia U-23 2024.
Terutama, klub yang memiliki banyak pemain muda yang dipanggil ke timnas U-23.
Terkait hal ini, Endri mengatakan, pihaknya akan kembali berdiskusi dengan pelatih timnas Shin Tae-yong.
"Masih, masih (ada penolakan dari klub-red)," kata Endri saat ditemui di Hotel Fairmont, Jakarta, Jumat (8/3/2024).
"Tim yang diambilnya banyak (menolak). Kalau yang diambilnya satu atau dua itu tidak menolak karena ini sudah masuk babak akhir liga 1, jadi wajar dan kami harus diskusi dengan STY, PSSI, dan klub, dan PT Liga," sambungnya.
Baca juga: PSSI Luluskan Permintaan PT LIB, Klub Tak Lagi Wajib Mainkan Pemain U-23. Berlaku Mulai Maret
Seperti diketahui, sejumlah klub Liga 1 menolak melepas pemain mereka untuk menghadapi turnamen Piala Asia U-23 2024 Qatar.
Klub yang menolak tersebut di antaranya Persija Jakarta dan Borneo FC.
Satu di antara alasan yang disampaikan adalah klub membutuhkan pemain muda itu di tengah bergulirnya kompetisi menentukan.
Saat ini, kedua klub tersebut tengah berjuang menjaga posisi di empat besar untuk melaju ke babak championship series guna memperebutkan gelar juara.
Alasan lain mereka, Piala Asia U-23 tidak masuk dalam agenda FIFA sehingga klub tak punya kewajiban melepas pemain.
Piala Asia U-23 akan terselenggara di Qatar pada 15 April – 3 Mei 2024.
Dalam ajang tersebut, skuad Garuda berada di grup A bersama dengan Qatar, Australia dan Yordania.
Baca juga: 3 Klub Liga 1 Bersikap, 9 Pemain Langganan Terancam Tak Bisa Bela Timnas di Piala Asia U-23 2024
Sebelumnya, PT LIB menyurati PSSI untuk meminta kelonggaran aturan terkait menurunkan pemain U-23 dalam starting line up dan bermain minimal 45 menit dalam pertandingan.
Aturan ini sebelumnya menjadi alasan pelatih klub tak melepas pemain mereka untuk bergabung di Timnas Indonesia U-23.
Baca tanpa iklan