Gustur menuturkan, untuk terhindar dari degradasi, para pemain harus berjuang mati-matian di setiap pertandingan.
Apalagi, timnya hanya melakoni enam pertandingan home dan away melawan tiga tim.
Oleh karena itu, setiap pertandingan, tidak memandang itu home dan away, harus mencuri poin.
"Saya dan teman-teman pemain tidak lagi melihat pertandingan kandang dan tandang.
Setiap pertandingan adalah final yang harus dimenangkan," kata eks-pemain Bekasi City FC tersebut.
Ada beban di pundak Gustur Cahyo dan para pemain Laskar Saridin lain, lantaran di laga kandang sebelumnya, mereka ditahan imbang Sulut United.
Persipa dan Sulut United memainkan laga nirgol di Stadion Joyokusumo pada pekan lalu.
"Hasil seri cukup memukul kita.
Karena itu, kami ingin mengambil 3 poin di sini.
Semoga saya dan teman-teman melakukan yang terbaik untuk masyarakat Pati," ujarnya. (*)
Baca tanpa iklan