Video Berita

Video Srikandi Sampah Sumpiuh, Kisah Perempuan Pemilah dan Pasukan Tempur di Timur Banyumas

Dengan sarung tangan, celemek lusuh, sepatu boots, dan masker, mereka menghadapi tumpukan sampah yang dikumpulkan dari 3 kecamatan

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Rustam Aji

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Srikandi dalam pewayangan ikut berperang melawan Kurawa.

Tapi Srikandi Sumpiuh ini berperang melawan tumpukan sampah. Begitulah sedikit kelakar yang diutarakan Suyati. 

Di bawah hanggar beratap bolong dan rusak perempuan-perempuan tangguh itu berdiri mulai pukul 07.00 WIB hingga sore. 

Dengan sarung tangan, celemek lusuh, sepatu boots, dan masker, mereka menghadapi tumpukan sampah yang dikumpulkan dari 3 kecamatan, yaitu Sumpiuh, Tambak, dan Kemranjen.

Tak hanya memilah, Suyati kadang beradu argumen dengan tetangga lingkungan rumahnya tentang pentingnya memilah sampah di rumahnya. Ia menyayangkan masih rendah kesadaran masyarakat soal pengelolaan sampah. (jti/her)

Baca juga: Tiga Rumah di Candinegara Banyumas Dilalap Api, Berawal dari Korsleting Listrik Lalu Sambar Bensin

Baca juga: Polres Kebumen Tangkap Pengedar Obat Psikotropika Ilegal, Pil Sapi Jadi Incaran

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved