Jumat, 10 April 2026

Berita Cilacap

Gudang Tekstil Pabrik di Karangpucung Cilacap Terbakar, Api Baru Padam setelah 3 Jam Kejadian

Gudang tekstil milik PT Sentra Sandang Jaya di Karangpucung Cilacap terbakar, Sabtu malam. Api baru bisa dijinakkan sekitar 3 jam proses pemadaman.

TRIBUNBANYUMAS/DAMKAR CILACAP
PADAMKAN API - Tim Damkar Cilacap memadamkan kobaran api yang melalap gudang tekstil milik PT Sentral Sandang Jaya di Desa/Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (16/8/2025) malam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Gudang tekstil milik PT Sentral Sandang Jaya di Desa Karangpucung, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, terbakar, Sabtu (16/8/2025) malam.

Api baru bisa dipadamkan setelah tiga jam kebakaran melanda.

Pelaksana Harian (Plh) Kasatpol PP Kabupaten Cilacap, Taryo mengatakan, kebakaran pertama kali terlihat sekitar pukul 22.30 WIB oleh petugas keamanan yang sedang berjaga.

"Security yang bertugas melihat asap di bagian utara bangunan yang berisi bahan tekstil setengah jadi. Saat dicek, ternyata api sudah membesar," jelas Taryo, Minggu (17/8/2025).

Baca juga: DPRD Cilacap Targetkan Angka Kemiskinan Turun, Proyeksi APBD 2026 Capai Rp3,2 Triliun

Menurut Taryo, petugas keamanan pabrik sempat mencoba memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) namun kobaran api justru semakin meluas.

Melihat kondisi tersebut, petugas keamanan pabrik segera menghubungi pemadam kebakaran dan Polsek Karangpucung.

Sekitar 25 menit kemudian, tim Damkar Majenang tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman.

Namun, karena api kian membesar, tim Damkar harus meminta tambahan armada dari pos lain dan satu unit mobil damkar dari Sidareja.

"Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena material di dalam gudang mudah terbakar."

"Api baru bisa terkendali setelah tiga jam," ujar Taryo.

Setelah api padam, petugas melanjutkan pendinginan serta pemeriksaan menyeluruh di lokasi kebakaran.

Baca juga: Fakta Baru Kasus Pembunuhan Balita di Cilacap, Ayah Korban Desak Pelaku Dihukum Mati

Taryo menegaskan, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dan taksiran kerugian masih dihitung.

"Luas bangunan yang terbakar mencapai sekitar 500x500 meter per segi," kata Taryo.

Taryo pun mengapresiasi kecepatan tim Damkar dalam merespons laporan.

Dia juga meminta masyarakat lebih waspada terhadap potensi kebakaran.

"Kami mengimbau masyarakat selalu memperhatikan keamanan, terutama di area gudang maupun industri, serta segera menghubungi nomor darurat Damkar jika terjadi kebakaran," pesannya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved