Kebumen Berdaya
Jembatan Darurat Karanganyar Kebumen Mulai Diuji Beban
Pengujian beban dilakukan di jembatan darurat sebelum penutupan total Jembatan Karanganyar Kabupaten Kebumen
Penulis: Agus Iswadi | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Pengujian beban dilakukan di jembatan darurat sebelum penutupan total Jembatan Karanganyar Kabupaten Kebumen selama proses rehabilitasi.
Rencana awal Jembatan Karanganyar akan mulai ditutup total mulai Jumat (10/4/2026) besok.
Beberapa mobil terlihat berhenti beberapa saat dan melintasi jembatan darurat tersebut pada Kamis (9/4/2026).
Hal tersebut digunakan untuk menguji beban kendaraan yang nantinya melintas di jembatan darurat.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2,5 Jawa Tengah, Aan menyampaikan, doa bersama dan selamatan telah digelar sebelum dilakukan pembongkaran Jembatan Karanganyar yang berada di ruas jalan nasional.
Dengan doa bersama diharapkan nantinya pembongkaran lantai jembatan dapat berjalan lancar tanpa kendala.
Baca juga: Sadewo Ultimatum Petugas Kesehatan Banyumas, Tegaskan Berobat Gratis tanpa Pungutan
Uji beban
Menurutnya, secara umum jembatan darurat siap untuk digunakan para pengguna jalan. Akan tetapi untuk memastikan perlu dilakukan uji beban pada hari ini.
"Hari ini adalah pengujian beban, kita uji dengan beberapa kendaraan roda empat tanpa muatan," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis.
Pihaknya juga menggunakan waterpass untuk mengetahui apakah ada penurunan atau tidak di jembatan darurat selama proses uji beban.
Dia mengungkapkan, kendaraan yang nantinya boleh melintas di jembatan sementara dengan sistem buka tutup tersebut ialah kendaraan roda empat tanpa muatan, kendaraan roda dua dan becak.
Saat ditanya apakah bus tanggung dapat melintasi jembatan sementara tersebut, terangnya, akan dievaluasi terlebih dahulu.
Di sisi lain Aan mengungkapkan, pihaknya akan melakukan simulasi terlebih dahulu terkait pengalihan arus lalu lintas kendaraan dari arah Kecamatan Kebumen maupun Gombong.
"Besok kita belum bongkar dulu, simulasi dulu. Tapi sini (jembatan) sudah ditutup. Kalau itu crowded kita buka dulu sambil kita evaluasi. Sampai benar-benar tidak ada masalah tidak crowded, baru kita bongkar," terangnya. (Ais).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/jembatan-darurat-kebumenn.jpg)