Berita Banjarnegara
Sekolah Rakyat Banjarnegara Dihuni 75 Siswa, Belum Ada yang Mundur
Sekolah Rakyat Banjarnegara resmi diluncurkan oleh Bupati Banjarnegara
Penulis: Farah Anis Rahmawati | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA — Sekolah Rakyat Banjarnegara resmi diluncurkan oleh Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana bersama dengan Wakil Bupati Wakhid Jumali, Jumat (15/8/2025).
Acara peluncuran Sekolah Rakyat tersebut diselenggarakan sekaligus dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Banjarnegara.
Dengan diluncurkannya Sekolah Rakyat ini, Bupati berharap agar sekolah rakyat ini mampu memberikan pendidikan tanpa biaya, sehingga anak-anak yang berasal dari keluarga miskin dapat memiliki akses yang sama terhadap pendidikan yang berkualitas.
Dalam kesempatan ini, Bupati Amalia juga menyatakan bahwa, pemerintah akan terus berupaya untuk mendorong kerja sama terpadu dan sinergis antara kementerian serta pemerintah daerah, untuk mengatasi kemiskinan dan memutuskan rantai kemiskinan, yang salah satunya ialah dengan pembangunan sekolah rakyat.
Baca juga: Sekolah Rakyat Banjarnegara Resmi Beroperasi, Angkatan Pertama Terima 75 Murid Baru
Bupati menyatakan, sekolah rakyat bukanlah sekedar lembaga pendidikan formal, tetapi juga wadah untuk menimba ilmu, membentuk karakter serta membangun masa depan yang lebih baik.
"Disini, kita akan belajar bersama, berbagi pengalaman, dan saling mendukung dalam meraih mimpi dan cita-cita," katanya.
Ia pun berharap agar semua siswa sekolah rakyat dapat memanfaatkan setiap momen di sekolah ini dengan baik, dan menjadikan sekolah tersebut sebagai rumah kedua, sekaligus tempat bertumbuh untuk mewujudkan generasi muda yang cerdas pada tahun 2045.
"Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, menyenangkan, dan inspiratif bagus Seluruh siswa," lanjutnya.
Sementara itu, Plt Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Banjarnegara, Aditya Agus Satria menyatakan Kabupaten Banjarnegara ditetapkan sebagai salah satu sekolah rakyat tahap I B dari 37 lokasi sekolah rakyat yang telah ditetapkan, dengan jumlah 3 rombel dengan jumlah siswa sebanyak 75 anak.
"Kabupaten Banjarnegara ini merupakan 100 titik lokasi pertama Sekolah Rakyat yang ditetapkan tahun 2025," ucapnya.
Menurutnya, latar belakang didirikannya Sekolah Rakyat di Banjarnegara karena Banjarnegara merupakan salah satu kabupaten dengan jumlah penduduk miskin yang cukup tinggi, serta merupakan komitmen dari Bupati Banjarnegara yang sangat mendukung pelaksanaan Sekolah Rakyat di Kabupaten Banjarnegara.
"Pelaksanaan sekolah rakyat rintisan yang saat ini dimulai, menjadi syarat untuk mendapatkan progam sekolah rakyat di tahun yang akan datang dengan jumlah siswa yang lebih banyak," ujarnya.
75 Siswa
Saat ini, jumlah siswa sekolah rakyat di Banjarnegara mencapai 75 orang, sedangkan jumlah guru, kepala sekolah dan tenaga didikannya berjumlah 47 orang.
Lebih lanjut, Aditya menyatakan sejauh ini tidak ada siswa yang mundur. Hanya ada satu siswa yang saat ini masih menjalani perawatan karena kondisi kesehatannya.
"Alhamdulillah tidak ada siswa yang mundur, hanya ada satu siswa yang memang masih harus dirawat karena kondisi kesehatannya.
Saat ini ia sedang dirawat di rumah, setelah sebelumnya menjalani perawatan di RSU dr. Sardjito Yogyakarta, melalui dana Jaring Pengaman Sosial Terpadu Pemkab Banjarnegara," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/15082025-peresmian-sekolah-rakyat-banjarnegara.jpg)