Tanah Longsor Wonosobo
Longsor Terjang Permukiman di Wonosobo, Rumah Warga Ambruk Timpa Kandang dan Motor
Satu keluarga terpaksa mengungsi setelah senderan rumahnya di Kelurahan Kramatan ambrol. Tidak ada korban jiwa.
Penulis: Imah Masitoh | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Wonosobo selama kurang lebih dua jam pada Kamis (14/8/2025) pagi, mengakibatkan bencana tanah longsor di kawasan permukiman penduduk.
Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Pojok RT 02 RW 04, Kelurahan Kramatan, Kecamatan Wonosobo, merusak satu rumah warga.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo, Sumekto Hendro Kustanto, mengatakan, longsor menggerus senderan atau dinding penahan tanah milik Sukirman, seorang warga setempat.
Baca juga: Hujan Picu Banjir dan Longsor di Sejumlah Wilayah di Banyumas, Warga Diminta Waspada
Satu Keluarga Mengungsi, Kerugian Rp60 Juta
Material longsoran dari senderan setinggi 3 meter dengan panjang 10 meter tersebut menghantam bangunan di bawahnya.
Akibatnya, sebagian bangunan rumah Sukirman ambruk dan tidak bisa ditempati.
"Material longsor mengenai kandang milik Pak Sugeng (tetangga) dan satu unit sepeda motor milik saudara Alvian," ungkap Sumekto, Kamis.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Namun, satu keluarga yang terdiri dari lima jiwa terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat karena kondisi bangunan yang tidak lagi aman.
"Kerugian akibat bencana ini diperkirakan mencapai Rp60 juta," jelasnya.
Warga Gotong Royong Lakukan Evakuasi
Pasca-kejadian, petugas gabungan dari BPBD bersama warga setempat langsung bergotong royong melakukan penanganan darurat.
Mereka membersihkan material longsoran dan membongkar bagian rumah yang dinilai rapuh dan berpotensi memicu runtuhan susulan.
"Saat ini, kebutuhan mendesak antara lain seng sebanyak 30 lembar, semen 10 sak, serta 2 lembar terpal untuk penutup darurat," rinci Sumekto.
Pihaknya pun mengimbau warga di sekitar lokasi untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama saat terjadi hujan deras dengan durasi yang lama.
Semoga tidak ada bencana susulan.
| Modal HP Kentang, Anak Buruh Bangunan di Purbalingga Sukses Tembus Keamanan NASA |
|
|---|
| Sehari Laku 50 Kuintal Ikan, Pantai Jetis Cilacap Diserbu 37 Ribu Wisatawan |
|
|---|
| "Pengamanan All Out", Janji Polres Kebumen Kawal Arus Balik |
|
|---|
| Cuma di Kebumen! Wisata Pantai Bisa Bayar Seikhlasnya, Pantas Ribuan Orang Serbu Puring |
|
|---|
| Bocoran Fasilitas Baru Candradimuka Kebumen: Lampu Malam hingga Sprinkler Canggih |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20250814-rumah-warga-wonosobo-ambruk-akibat-tanah-longsor.jpg)