Berita Banyumas
Ditinggal Salat Maghrib, Dapur Produksi Gula Jawa di Cilongok Banyumas Terbakar
Peristiwa tersebut nyaris melahap habis bangunan dapur milik Sito (60).
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Rustam Aji
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Dapur rumah Sito (60) di Desa Pageraji RT 2 RW 7, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Kamis (7/8/2025) petang, terbakar pukul 18.18 WIB.
Dapur tersebut merupakan tempat produksi gula Jawa.
Peristiwa tersebut nyaris melahap habis bangunan dapur milik Bapak Sito (60).
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari lokasi, kebakaran bermula saat pemilik dapur, Bapak Sito, tengah memasak nira untuk dijadikan gula jawa menggunakan tungku berbahan bakar kayu.
Setelah menyalakan tungku, ia meninggalkan dapur untuk menunaikan salat Magrib.
Sementara itu, istrinya yang sedang berwudu mendengar suara seperti benda terbakar.
Saat diperiksa, ternyata api sudah membesar dan menjalar ke bagian dapur produksi yang sebagian besar berkerangka kayu.
Ia pun segera berteriak meminta tolong.
Warga sekitar segera datang membantu memadamkan api dengan ember dan peralatan seadanya.
Api yang semula cukup besar akhirnya dapat dikendalikan dan dicegah agar tidak menyambar ke bangunan rumah utama.
Beruntung, api dapat dicegah sehingga tidak menyebar ke rumah utama.
Petugas Damkar menerima laporan kemudian segera mengerahkan dua unit armada dari Pos Damkar Induk dan meluncur ke lokasi pada pukul 18.20 WIB.
"Regu 1 Damkar tiba di lokasi sekitar pukul 18.40 WIB, tepat setelah warga berhasil memadamkan api dengan alat seadanya," ujar Kepala UPT Damkar Banyumas, Andaru Budi Laksono kepada Tribunbanyumas.com.
Petugas kemudian melakukan pengecekan dan pendataan guna memastikan api benar-benar padam dan tidak ada potensi kebakaran ulang.
Baca juga: Curiga Lihat Kursi di Dekat Sumur, Tetangga Kaget Temukan Jasad Sartiwen di Dalamnya
Bersyukur api tidak sampai membakar rumah induk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/kebakaran-tempat-produksi-gula-jawa.jpg)