Berita Wonosobo
Solusi Lengkap Petani Wonosobo: Benih Disediakan, Pupuk Dibantu, Panen Dibeli Bulog
Polres Wonosobo ambil peran nyata dukung program pemerintah. Sinergi lintas sektor untuk ketahanan pangan.
Penulis: Imah Masitoh | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Sebuah solusi lengkap kini hadir untuk para petani di Kabupaten Wonosobo.
Masalah-masalah klasik yang selama ini menghantui mereka akan coba diatasi secara tuntas.
Penanganan ini akan mencakup dari urusan hulu hingga ke hilir.
Baca juga: Polres Wonosobo Ambil Alih Kasus Penganiayaan setelah Viral di Medsos, Laporan Dibuat 1 Bulan Lalu
Benih unggul berkualitas akan disediakan.
Kebutuhan pupuk para petani juga akan dibantu.
Dan yang terpenting, hasil panen mereka kini dijamin akan dibeli oleh Perum Bulog.
Solusi lengkap ini adalah hasil dari sebuah kerja sama strategis lintas sektor yang unik.
Yang menarik, inisiator utama dari kerja sama ini adalah pihak Kepolisian Resor (Polres) Wonosobo.
Polres Wonosobo mengambil peran aktif di luar tugas utamanya di bidang keamanan.
Mereka menggandeng dua mitra penting, yaitu Perum Bulog Cabang Kedu dan Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Wonosobo.
Kesepakatan ini diresmikan dalam sebuah acara penandatanganan kerja sama.
Acara tersebut digelar di Aula Endra Dharma Laksana, Mapolres Wonosobo, pada Selasa (5/8/2025).
Dalam momen penandatanganan itu, tiga pimpinan institusi berdiri berdampingan dengan bangga.
Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar, berada di tengah mengenakan seragam kebesarannya.
Di sampingnya, berdiri pimpinan dari Perum Bulog dan juga Dinas Pertanian.
Ketiganya dengan mantap memegang naskah perjanjian kerja sama yang baru saja mereka tandatangani.
Sebuah layar besar di belakang mereka menampilkan judul acara, menjadi saksi bisu lahirnya solusi lengkap ini.
Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar, kemudian menjelaskan detail dari solusi lengkap ini.
Kerja sama dengan Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan akan fokus pada sektor hulu atau produksi.
Melalui kerja sama ini, para petani Wonosobo akan mendapatkan akses terhadap benih unggul.
Kebutuhan pupuk yang berkualitas juga akan dibantu proses penyediaannya.
Selain itu, akan ada program pendampingan teknis kepada para kelompok tani.
Tujuannya adalah untuk mendorong produktivitas hasil panen para petani.
Sementara itu, kerja sama dengan Perum Bulog Cabang Kedu akan fokus di sektor hilir atau pemasaran.
Ini adalah jawaban atas keluhan klasik para petani Wonosobo yang sering kesulitan menjual hasil panennya.
Bulog kini berkomitmen untuk menampung atau membeli hasil panen dari para petani.
Pembelian akan dilakukan sesuai dengan harga ketetapan dari pemerintah.
Hal ini akan menjaga stabilitas harga dan memberikan sebuah kepastian bagi para petani.
Kapolres menegaskan bahwa kerja sama ini lebih dari sekadar urusan teknis biasa.
“Sinergi ini bukan sekadar kolaborasi administratif, tapi juga bentuk komitmen moral dan sosial," katanya.
Tujuan besarnya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan para petani Wonosobo.
"Ini sejalan dengan prinsip food sovereignty atau kedaulatan pangan, yang menempatkan petani sebagai pelaku utama sekaligus penerima manfaat,” lanjut Kapolres.
Langkah tak biasa yang diinisiasi oleh Polres Wonosobo ini menjadi sebuah harapan baru.
Sebuah harapan akan terwujudnya sistem pertanian yang adil, pasti, dan menyejahterakan bagi para petani di Wonosobo.
| Dua Rumah di Sapuran Wonosobo Hanguskan Terbakar, Kerugian Capai Rp 400 Juta |
|
|---|
| Sinergi 32 Perusahaan: Strategi Wonosobo Atasi Krisis Mata Air Lewat Konservasi Terpadu |
|
|---|
| Pohon Besar Tumbang di Kalikajar Wonosobo, Sejumlah Pemotor Nekat Gotong Kendaraan Demi Melintas |
|
|---|
| Banjir Masih Kerap Melanda Wonosobo, Pemkab Berencana Buat Sodetan Sungai Wangan Aji Menuju Serayu |
|
|---|
| Warga Wonosobo Mulai Bersih-bersih dan Tata Kembali Bangunan yang Rusak Diterjang Angin Kencang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20250805-polisi-wonosobo-jaga-ketahanan-pangan.jpg)