Persibas Banyumas
Pengurus Persibas Banyumas Mundur Massal, Tekanan Suporter?
Pengunduran diri manajemen Persibas Banyumas ini tidak lepas dari tekanan suporter yang beberapa kali melakukan aksi.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: mamdukh adi priyanto
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Gelombang protes dari suporter atau publik Banyumas membuat pengurus Persibas mengundurkan diri secara massal.
Pengunduran diri manajemen atau pengurus klub kebanggaan warga Kabupaten Banyumas ini tidak lepas dari tekanan suporter yang beberapa kali melakukan aksi protes.
Suporter menginginkan ada pembenahan di internal Persibas.
Baca juga: "Jangan Dibubarkan!" Curhatan Suporter soal Nasib Persibas Banyumas
Plt Ketua Askab PSSI Banyumas, Heri Fitriansyah membenarkan kondisi tersebut.
"Hari ini saya menerima surat penyerahan kepengurusan Persibas Banyumas."
"Dalam surat itu menjelaskan bahwa pengurus dan manajemen sepenuhnya menyerahkan kepengurusan Persibas ke Plt Ketua Askab PSSI Banyumas," kata Heri Fitriansyah kepada Tribunbanyumas.com, Senin (4/8/2025).
Menurutnya, lantaran manajemen atau pengurus menyerahkan kepengurusan ke Askab PSSI Banyumas, artinya, semua pengurus, tidak hanya ketua, mengundurkan diri.
Baca juga: PSCS Cilacap Terdampar di Liga 4: dari Liga 2 Kini Selevel dengan Persibas dan Persibangga
Dengan begitu, bisa dikatakan, pengurus Persibas vakum untuk sementara waktu hingga terpilih ketua umum yang baru.
"Kepengurusan Persibas dinonaktifkan hingga kita adakan langsung pemilihan Ketua Umum Persibas yang baru."
"Pemilihan akan diadakan pada 11 Agustus 2025 mendatang," ucap pria yang juga menjabat sebagai Exco Asprov PSSI Jawa Tengah ini.
Dalam pemilihan tersebut nantinya akan terpilih ketua umum yang baru.
Selanjutnya, ketua umum akan menyusun kepengurusan untuk periode selanjutnya.
Tekanan Suporter
Heri Fitriansyah tidak menampik mundurnya kepengurusan Persibas karena tekanan dari suporter.
Namun, ia enggan berspekulasi adanya kepentingan pihak lain yang menuntut agar pengurus Persibas mundur.
"Secara umum, untuk kepengurusan Persibas, betul dimonitor oleh suporter,"
"Artinya, apakah ada kepentingan atau tidak, saya tidak tahu,"
"Menanggapi tekanan dari suporter, Pak Tarno (Sutarno/Eks-Ketua Umum Persibas) merasa sudah waktunya untuk berhenti dengan legawa menyerahkan kepengurusan," jelas Heri.
Ia juga memastikan Persibas akan mengikuti kompetisi Liga 4 Jateng tahun ini, tidak seperti tahun sebelumnya yang absen.
Situasi transisi kepengurusan ini menjadi momen refleksi penting bagi semua pihak yang peduli terhadap masa depan sepak bola Banyumas.
Harapannya, Persibas bisa bangkit kembali dengan manajemen yang lebih solid dan dukungan yang lebih nyata. (*)
Baca juga: Janji Sadewo-Lintarti Pilkada Banyumas: Wujudkan Kawasan Industri Wangon dan Cari Sponsor Persibas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/08042025-pengurus-persibas-banyumas-mengundurkan-diri.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.