Jumat, 15 Mei 2026

Berita Cilacap

Krisis Air Bersih Mulai Melanda Warga Bojong Cilacap, Minta Bantuan ke BPBD

Krisis air bersih mulai melanda warga Bojong, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap. Mereka minta bantuan air bersih ke BPBD Cilacap.

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
UNSPLASH/YODA ADAMAN
ILUSTRASI KEKERINGAN - Warga Desa Bojong, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, mulai mengalami krisis air bersih. Secara resmi mereka mengajukan bantuan air bersih ke BPBD Cilacap. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Warga Desa Bojong, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mulai mengalami krisis air bersih.

Bahkan, secara resmi, mereka telah mengajukan bantuan air bersih ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap.

"Kami menerima surat permohonan bantuan air bersih dari Pemerintah Desa Bojong, Kecamatan Kawunganten," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Cilacap Budi Setyawan, dikutip dari Kompas.com, Selasa (22/7/2025). 

Budi mengatakan, Desa Bojong memang masuk daftar wilayah langganan kekeringan di Cilacap.

Baca juga: Serasa Bukan di Jawa, Keseharian Warga Desa Daeyuhluhur Cilacap Full Berbahasa Sunda

Bahkan, dalam beberapa tahun terakhir, desa tersebut menjadi yang pertama mengajukan permohonan bantuan. 

"Kami juga mendapat informasi, warga Desa Karangkemiri, Kecamatan Jeruklegi, terdampak kekeringan."

"Pemerintah desa berencana mengajukan surat permohonan bantuan air bersih," ujar Budi. 

Menurut Budi, pihaknya mulai mengirim bantuan air bersih pekan depan.

Tahun ini, BPBD Cilacap mengalokasikan bantuan air bersih sebanyak 800 tangki yang bersumber dari APBD. 

"Mudah-mudahan, alokasi bantuan air bersih sebanyak 800 tangki itu mencukupi kebutuhan."

"Biasanya, PMI maupun pihak ketiga juga menyalurkan bantuan air bersih," ujar Budi. 

Baca juga: Harapan Bupati Syamsul untuk Kopdes Merah Putih di Cilacap, Ikut Ambil Peran di Program MBG

Kemarau Basah

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim kemarau tahun 2025 bersifat "kemarau basah".

Durasi kemarau tahun ini lebih pendek.

Seluruh wilayah Cilacap memasuki musim kemarau pada akhir bulan Juli dan akan berlangsung hingga September.

Puncak kemarau di Cilacap diprakirakan terjadi Agustus mendatang. (Kompas.com/Fadlan Mukhtar Zain)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Musim Kemarau, Sebagian Warga di Cilacap Mulai Krisis Air Bersih".

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved