Berita Tegal
Cara Cek Keaslian Beras Premium agar Tak Tertipu Beras Oplosan, Mulai Bau Hingga Warna
Pedagang beras di Pasar Pagi Kota Tegal membagikan tips membedakan beras premium dan oplosan agar tak tertipu.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Terungkapnya kasus beras premium oplosan membuat masyarakat khawatir tertipu, terutama saat membeli beras di pasar tradisional.
Pasalnya, warga yang seharusnya mendapat beras berkualitas setelah membayar mahal justru mendapat beras oplosan atau beras premium yang dicampur kualitas lebih rendah.
Padahal, mereka telah membayar mahal untuk membayar beras premium tersebut.
Untuk mencegah menjadi korban, pedagang beras di Pasar Pagi Kota Tegal, Agus (51), memberikan tips cara membedekan beras premium asli dan beras premium oplosan.
Baca juga: Merek Beras Oplosan Masih Ditemukan di Tegal, Terbanyak di Supermarket
Agus mengakui, cara membedakan beras oplosan kualitas premium memang sulit.
Namun, tidak mungkin untuk mengecek agar tak tertipu.
"Biasanya, tampilan (beras premium dan beras oplosan) hampir sama. Apalagi, mesin pabrik itu canggih-canggih, jadi tidak terlihat kalau sudah dipoles," kata Agus saat ditemui di lapaknya, Selasa (15/7/2025).
Tetapi, menurut Agus, pengecekan bisa dilakukan lewat cara mencium.
Bau beras premium, katanya, lebih enak atau harum.
Sedangkan beras biasa atau jelek, memiliki bau agak apek.
Baca juga: Terbongkar Kasus Beras Oplosan, Pedagang di Pasar Pagi Kota Tegal Kini Dicurigai Calon Pembeli
Kemudian, dari segi warna, beras yang biasa agak gelap atau kehitaman.
"Kemudian, saat dimasak juga hasilnya berbeda. Yang premium asli, pasti pulen dan enak. Sedangkan yang biasa, tidak pulen dan aromanya kurang enak," jelasnya.
Sebelumnya, Kementerian Pertanian RI merilis temuan beras oplosan dalam kemasan beras premium yang dijual di pasaran.
Beberapa merek beras premium yang terindikasi berisi beras oplosan adalah merek Topi Kaki, Sania, Setra Ramos, Sania, Sovia, Siip, dan Fortune. (*)
| Soroti Kenakalan Remaja, Bupati Ischak: Komunikasi Keluarga Adalah Kunci Ketahanan Anak |
|
|---|
| Kabupaten Tegal Jadi Pilot Project Nasional: Penyaluran Bansos 2026 Resmi Beralih ke Digital! |
|
|---|
| Kenapa Banyak Perempuan di Tegal Ajukan Gugatan Cerai? Pengadilan Agama Slawi Ungkap Masalah Ekonomi |
|
|---|
| Duaaar! Bus Suporter Persebaya Meledak di Tol Tegal KM 294: Diduga Akibat Petasan |
|
|---|
| Kecelakaan di Jalur Nasional Tegal-Purwokerto: Mobil Oleng Tabrak Pemudik Motor dan Pembatas Jalan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/15072025-cek-kualitas-beras-premium-ilustrasi-beras.jpg)