Berita Banyumas
Anggaran Terbatas, Pemkab Banyumas Batasi Perjalanan Dinas dan Kegiatan di Hotel
Pemkab Banyumas membatasi perjalanan dinas pejabat dan kegiatan di hotel sebagai bentuk efisiensi anggaran.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas membatasi kegiatan seremonial di hotel karena keterbatasan anggaran di perubahan APBD 2025.
Mereka juga membatas perjalanan dinas sebagai satu di antara langkah efisiensi anggaran.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan, efisiensi anggaran harus dilakukan lantaran keterbatasan anggaran di perubahan APBD 2025.
"Kalau hanya antar surat ke kementerian, tidak perlu kepala dinas ikut."
"Emangnya mau ketemu menteri? Paling juga resepsionis."
"Suratnya bisa di-scan, mereka tetap terima," kata Sadewo di Pendopo Si Panji Purwokerto, Rabu (3/7/2025).
Baca juga: Banyumas PAS Jadi Andalan Baru Layani Warga, Bupati Sadewo: Kebanyakan Aplikasi Itu Jeleh
Sadewo menegaskan, pemkab melakukan efisiensi hingga 50 persen untuk sejumlah kegiatan non-prioritas.
Satu di antaranya, mengurangi rapat atau pelatihan yang biasanya digelar di hotel.
"Kami punya ruang sendiri, kenapa tidak digunakan?" katanya.
Namun, Sadewo juga mengakui, pemkab tidak bisa melarang total kegiatan di hotel, terutama yang diselenggarakan pihak eksternal.
Meski begitu, di tengah pengetatan anggaran, Pemkab Banyumas harus cermat memilih kegiatan prioritas.
Baca juga: Kasus Pungli MAN 3 Banyumas Jadi Perhatian Pemkab, Langsung Diteruskan ke Pemprov Jateng
Di antaranya, kesiapan pemkab menebus dana Rp7 miliar demi mengamankan anggaran Rp33 miliar dari Kementerian PUPR untuk pembangunan Jembatan Sidabowa.
"Kalau kita keluar Rp7 miliar tapi dapat Rp33 miliar dari pusat, ya tentu saya siapkan."
"Ini akan kami diskusikan bersama dewan. Tidak ada tarik ulur," katanya.
Sadewo menegaskan, pengelolaan anggaran harus fleksibel namun tetap mengutamakan skala prioritas, terutama menyangkut pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung ke masyarakat. (*)
| Motor Terperosok ke Sungai di Jembatan Kalipelus Purwokerto, Satu Korban Belum Ditemukan |
|
|---|
| Dinkes KB Hingga Puskesmas di Banyumas Tidak WFH: Tetap Beroperasi Normal demi Layani Masyarakat |
|
|---|
| Grebek Asmari 2026 Segera Digelar di Purwokerto, Ada UMKM Fest Hingga Pemeriksaan Kesehatan Gratis |
|
|---|
| Bukan WFH, Bambang ASN Banyumas Pilih Lari dari Rumah ke Kantor 8 KM |
|
|---|
| Penipuan Berkedok Bisnis Pemotongan Sapi, Warga Banyumas Merugi Rp600 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/03072025-bupati-banyumas-sadewo-tri-lastiono.jpg)